Manggar, Diskominfo SP Beltim- Pemerintah Kabupaten Belitung Timur mengajukan nilai 4,4 pada Evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Bayu Priyambodo sesaat setelah melaksanakan Penilaian Interviu Evaluasi SPBE 2024, Selasa pagi (15/9/24) di Ruang Rapat Bupati Beltim.
“Allhamdulillah Pemkab Beltim untuk penilaian evaluasi SPBE mandiri kita mendapatkan nilai 4,4 setelah tahun sebelumnnya mendapatkan nilai 3,56. Di tahun 2022 kita mendapatkan 2,7 dan tahun 2021 mendapatkan nilai 2,15 artinya selama tiga tahun ini sudah ada lompatan-lompatan terkait SPBE,” ujarnya.
Bayu berharap di tahun 2024 ini ada lompatan lagi dari nilai yang diperoleh di tahun 2023, di mana dari nilai 3,56 yang sudah sangat baik menjadi minimal 4.
“Saat evaluasi tadi sudah ada pendalaman-pendalaman terkait eviden yang kita sampaikan, Alhamdulillah dari jawaban yang kita sampaikan dapat memuaskan Assesor,” terang Bayu yang juga menyampaikan asesor Eksternal yang menilai pada kali ini dari Universitas Gadjah Mada.
“Pengajuan ini sesuai arahan Bapak Pjs Bupati dan Pak Sekda, sehingga dengan SPBE yang bagus reformasi birokrasi juga baik, kemudian untuk indikator-indikator kinerja utama di Pemkab juga akan terdukung,” sambungnya.
Diskominfo SP selaku Sekretariat Indikator Kinerja Utama SPBE sudah berusaha dengan optimal, dengan mengkoordinir organisasi perangkat daerah terkait dan menyampaikan laporan secara berkala kepada pimpinan melalui sekretaris daerah. Turut hadir pada kegiatan ini Pjs. Bupati Belitung Timur (Beltim) Asmawa Tosepu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Beltim Mathur Noviansyah dan Tim Koordinasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Untuk evaluasi SPBE 2024 ini ada empat domain yang dinilai yakni; domain kebijakan SPBE, domain tata kelola SPBE, domain manajemen SPBE, serta domain layanan SPBE dengan hasil penilaian mandirinya aspek SPBE Indeks Belitung Timur melebihi dari aspek SPBE target. (Wr)
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur menggelar WorkShop Pelaksanaan Optimalisasi dan Monitoring Website serta Pengelolaan Aspirasi Publik Kelompok Informasi Masyarakat Desa di Hotel Guest Manggar, Jum’at (4/10/24).
Workshop yang dibuka oleh Kepala Diskominfo Beltim, Bayu Priyambodo ini diikuti oleh 78 perangkat desa dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), perwakilan dari 39 desa di Kabupaten Beltim.
Kegiatan dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama, pagi hari, diikuti dari KIM atau website desa yang baru berinisiasi serta kurang aktif. Sedangkan sesi sore hari diikuti oleh website dan KIM desa yang sudah berjalan aktif.
“Jadi ini merupakan komitmen Diskominfo SP Kabupaten Beltim yang kemarin menjadi Lembaga Publik yang paling Informatif di Kepulauan Bangka Belitung. Jadi kita berkolaborasi dengan pemerintah Desa dan Kecamatan untuk penyebarluasan informasi publik terkait dengan pembangunan,” kata Bayu seusai membuka Workshop.
Bayu menekankan, DiskominfoSP selaku OPD pengampu informasi ingin agar setiap pemerintah desa punya website yang terintegrasi dengan portal informasi Kabupaten Beltim, beltim.go.id. Di mana nantinya informasi yang disampaikan oleh pemerintah desa melalui website akan tersambung di media Kabupaten Beltim.
“Kita akan membuka desk untuk optimalisasi bagi pemerintah Desa yang akan berkonsultasi terkait penyebarluasan Informasi Publik melalui website. Kita juga akan terus mendorong untuk teman-teman pemdes yang sudah punya website lebih diaktifkan lagi sehingga penyebarluasan informasi khususnya pembangunan bisa diterima oleh masyarakat dengan baik lagi,” ujar Bayu.
Hanya 10 Website Pemerintah Desa di Kabupaten Beltim Yang Aktif
Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfo Beltim mencatat dari 39 desa yang ada di Kabupaten Beltim, hanya 10 desa yang websitenya benar-benar aktif memberikan informasi atau membuat konten. 6 desa lainnya berkategori kurang aktif, sedangkan sisanya yakni 23 website desa tidak aktif.
“Kalau yang paling aktif itu website Desa Jangkar Asam Kecamatan Gantung. Diikuti Desa Mekar Jaya dan Bentaian,” ungkap Kepala Bidang Aptika Diskominfo SP Beltim, Caesar Friadi Melawiandri saat menjadi narasumber pelatihan.
Diakui Caesar banyak pemerintah desa yang masih belum sadar akan manfaat memiliki website aktif. Bukan hanya desa saja, namun juga UMKM, organisasi kepemudaan dan pariwisata yang ada di desa akan terkena imbas positifnya jika punya website yang aktif.
“Oleh karena itu, hari ini kita undang untuk mereka sadar bahwa memiliki website itu penting bagi mereka. Terkait dengan keterbatasan SDM yang ada di desa, kita siap untuk memberikan pendampingan dan terutama untuk peningkatan literasi digitalnya,” ujar Caesar. @2!
Manggar, Diskominfo SP Beltim- Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Koordinasi dengan 12 Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Beltim dan UPT Puskesmas Mengkubang sebagai pelaksanaan Evaluasi Program Gerakan Menuju “Smart City” Tahap II, Kamis (3/10/24) di Ruang Rapat Diskominfo SP.
Kepala Bidang Aplikasi informatika Diskominfo SP Caesar Friadi Melawiandri menyampaikan koordinasi ini terkait perangkat daerah yang memiliki program-program unggulan “Smart City” yang masuk ke dalam evaluasi tahap II.
“Kegiatan ini pentingnya mengenai kuesioner terkait dengan survey dampak program yang telah mereka lakukan. Dari situ kita lihat masing-masing dimensi “smart city” ada perwakilannya disetiap perangkat daerah,” jelasnya ditemui sesudah kegiatan.
Caesar mengungkapkan dalam menghadapi evaluasi ini dukungan dari perangkat daerah diperlukan untuk melakukan survey dari dampak program yang sudah dijalankan.
“Mudah-mudahan hasil dari survey dampak tersebut, ke depannya kita bisa melihat seperti apa hasil atau dampak dari program “smart city” yang ada di masyarakat,” sambungnya
Dengan mengetahui dampak tersebut, Caesar berharap dapat membantu pada saat penilaian evaluasi “smart city” di tahap kedua di awal November 2024 mendatang.
“Di awal November akan ada evaluasi tahap kedua yang dilaksanakan via “daring”, dengan hasil berbentuk penilaian dan “scoring”. Hasilnya nanti akan disampaikan di awal tahun depan,” pungkasnya.
Program-program "smart city" yang ada terbagi menjadi enam dimensi diantaranya “Smart Governance” (Lawang Beltim, Mentudong Beltim, SIMPOR, Selina, SICANTIK, Akselerasi Desa Digital), “Smart Economy” (Pundok UMKM, Yuk Ke Ume), “Smart Branding” (Geopark Belitong, Inspiring Beltim, JPJR), “Smart Living” (Yuk Gi Nyelik Pasien, Go Bright, Sigesit PIS-PK), “Smart Society” (Sekolah Alam Desa Tambang, Yuk Sekula), Smart Environment (Kelekak, SPLH, Sistem Pengelola Retribusi Sampah). (WR)
Jakarta, Diskominfo SP Beltim- Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berhasil meraih nilai kategori BAIK untuk nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2024 pada Penganugerahan Anindhita Wistara Data (AWD) 2024.
Pengharagaan diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Beltim Bayu Priyambodo serta dihadiri juga oleh kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Beltim Dwi Widyanto di Grand Mercure Hotel, Kebayoran Jakarta (26/9/24).
Bayu mengucapkan syukur dan terima kasih kepada BPS Republik Indonesia (RI) yang telah menyelenggarakan kegiatan penganugerahan AWD ini, Penghargaan AWD merupakan wujud apresiasi pembenahan yang telah dilakukan dalam lima domain Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS). Mulai dari pelaksanaan prinsip satu data indonesia, kualitas data, proses bisnis statistik, kelembagaan hingga statistik nasional.
“Terima kasih pula kami ucapkan atas apresiasi BPS kepada seluruh KLDI (Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah/Institusi lainnya-Red), khususnya Kabupaten Belitung Timur, yang telah dinilai sebagai salah satu kabupaten terbaik penyelenggaraan statistik sektoralnya berdasarkan IPS yang telah kami peroleh dengan kategori baik,” ujar Bayu antusias.
Pada kategori kabupaten, Belitung Timur merupakan satu-satunya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep Babel) yang diundang langsung menghadiri acara penganugerahan AWD yang diselenggarakan oleh BPS yang bertepatan pada peringatan Hari Statistik Nasional tahun 2024 ini.
“Saya kira ini merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa buat kami Diskominfo SP selaku walidata daerah, terhadap hal-hal yang telah kami upayakan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral selama ini di lingkungan pemerintah kabupaten Beltim, sehingga kami menjadi kabupaten dengan capaian IPS terbaik di antara kabupaten lainnya di Prov Babel,” tambah pria yang pernah menjadi kepala Bappelitbangda ini.
Bayu mengungkapkan Diskominfo SP bukan OPD yang menghasilkan dan mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun penguatan penyelenggaraan statistik yang diukur melalui IPS untuk mendukung indeks RB ini boleh jadi sebagai salah satu upaya mencoba berkontribusi dalam peningkatan ruang fiskal daerah karena indeks Reformasi Birokrasi (RB) berkontribusi signifikan terhadap perhitungan pendapatan daerah melalui dana perimbangan pusat ke daerah.
“Momentum ini juga pas dengan agenda perencanaan pembangunan daerah, sebagaimana kita ketahui bahwa kita pada 27 November 2024 akan menyelenggarakan pesta demokrasi yaitu pilkada (Pemilihan Kepala Daerah-Red) serentak di banyak daerah Provinsi/Kabupaten/Kota di Indonesia, termasuk juga Belitung Timur,” tambahnya.
Bayu mengatakan Konsekwensi dari hal ini adalah Pemerintah Daerah perlu menyusun perencanan pembangunan 5 tahunan berdasarkan visi misi kepala daerah terpilih nantinya.
“Nah melalui penyediaan data statistik yang baik, termutakhir/update, dan bisa diandalkan ini, kita berharap penyusunan RPJPD dan RPJMD yang diupayakan oleh pemerintah daerah nantinya bisa berjalan dengan baik ke depannya,” pungkas Bayu. (WR)
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Belitung Timur melakukan pendampingan sebagai narasumber dalam kegiatan Workshop Literasi Digital. Kegiatan ini digagas oleh SMP Negeri 3 Kelapa Kampit yang berlangsung di Ruang Pertemuan SMP Negeri 3 Kelapa Kampit, Selasa (03/08/24).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 25 peserta ini dibuka secara langsung oleh Kepala SMP Negeri 3 Kelapa Kampit, Ardi Sabara, M.Pd. yang mengatakan bahwa sebagai salah satu Sekolah Berkemajuan Terbaik Tahun 2024, berharap siswa-siswi SMP Negeri 3 Kelapa Kampit dapat lebih cakap digital. Disamping itu, para peserta yang merupakan pengurus OSIS SMP Negeri 3 Kelapa Kampit ini diharapkan dapat memiliki dan mengelola media sosial khusus OSIS SMP Negeri 3 Kelapa Kampit, sehingga informasi kegiatan OSIS SMP Negeri 3 Kelapa Kampit dapat terpublikasi.
Sementara itu, Bidang Informasi dan Komunikasi Publik yang hadir sebagai narasumber memberikan materi tentang LIterasi Digital dengan tema “Cakap Digital di Era Keterbukaan Informasi”, Pengelolaan Media Sosial yang menekankan pada pentingnya Tim yang solid serta SDM yang berkemampuan di bidang fotografi, videografi, copywriting dan design grafis, Dasar-dasar Videografi serta Proses Pembuatan Konten.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta tidak hanya diberikan materi untuk membuka wawasan mereka tentang literasi digital, namun juga dibekali proses pembuatan suatu konten dengan langsung diajak syuting “Konten 20 Hak Anak Indonesia”.
Melalui Kegiatan Workshop Literasi Digital diharapkan para peserta memiliki wawasan dan pemahaman tentang literasi digital serta pemanfaatan media sosial dalam mempromosikan kegiatan sekolah, dan yang tak kalah penting, para peserta dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan teknologi digital.
Manggar, DiskominfoSP Beltim – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Belitung Timur menggelar Pembinaan Jaringan Informasi Geospasial Daerah (JIGD) dan Bimbingan Teknis Penggunaan Geoportal Beltim di ruang Rapat Hotel Guess Manggar, Selasa (3/9/24).
Kegiatan selama dua hari, dari Selasa (3/9/24) hingga Rabu (4/9/24) ini diikuti oleh 35 orang ASN yang akan menjadi produsen data spasial di Kabupaten Beltim. Tiap OPD diwakilkan oleh satu orang ASN, kecuali Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRP2RKP) yang mengirimkan tiga orang.
Kepala DiskominfoSP Kabupaten Beltim, Bayu Priyambodo mengatakan dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI) dan Peraturan Bupati Beltim Nomor 41 Tahun 2022 tentang SDI Kabupaten Beltim, setidaknya ada tiga jenis data yang perlu dikelola oleh Pemerintah Daerah, yaitu: Data Statistik, Data Spasial dan Data Keuangan.
“Data spasial inilah yang melatarbelakangi acara ini diselenggarakan pada hari ini. Di mana DPUPRP2RKP pengampu Urusan Tata Ruang sebagai pengelola Simpul JIGD, DiskominfoSP selaku Walidata Tingkat Daerah dan Bappelitbangda selaku Sekretariat Data dan Koordinator Forum SDI sekaligus pembina data spasial di Kabupaten Beltim,” kata Bayu.
Bayu yang didampingi Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Irsyad Dinas menekankan data spasial itu penting terutama dalam perencanaan pembangunan daerah. Mengingat perencanaan perlu disusun melalui pendekatan Tematik, Holistik, Integratif, Spasial (THIS).
“Pemkab Beltim perlu mengelola data spasialnya melalui portal data peta dalam kerangka kerja JIGD, yang terhubung dan terintegrasi ke Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN). DiskominfoSP Beltim telah mengupayakan penyediaan infrastruktur JIGD ini yang dibantu oleh rekan-rekan dari Badan Informasi Geopasial untuk melakukan proses instalasi portal data spasial kita yaitu melalui alamat geoportal.beltim.go.id,” ungkap Bayu.
Melalui pembinaan JIGD dan geoportal ini diharapkan Pemkab Beltim dapat menyajikan data dan informasi spasial yang lengkap dan akurat, yang dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan. Untuk itu perlu dukungan dan partisipasi dari Kementerian/Lembaga, OPD di Pemkab Beltim serta seluruh masyarakat sangat diperlukan agar pemanfaatan informasi geospasial bisa terakselerasi menjadi bahan dalam pengambilan keputusan dalam rencana pembangunan ke depannya.
“Saya kira momentumnya sangat tepat sekali untuk mengadakan acara pembinaan JIGD dan Bimtek Geoportal ini karena pada tahun ini kita menyelenggarakan pesta demokrasi pilkada, yang selanjutnya Bappelitbangda akan menyusun dokumen perencanaan RPJPD dan RPJMD. Ketersediaan data spasial ini nantinya sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas dokumen perencanaan tersebut,” ujar Bayu.
Kebijakan Satu Peta Kurangi Tumpang Tindih Perizinan
Sementara itu Direktur Kelembagaan dan Jaringan Informasi Geospasial, Badan Informasi Geopasial (BIG) RI, Rachman Rifai menyatatakan efektifitas dan efisiensi perencanaan dan penganggaran pembangunan sangat bergantung dengan data spasial yakni Kebijakan Satu Peta (KSP). KSP ini diyakini akan menghilangkan permasalahan dalam pembangunan dan perizinan tata kelola wilayah.
“Dulu kita menemukan ada daerah di Timur Indonesia yang merencanakan membuat bendungan. Setelah dicek, daerah sawahnya itu cuman sepetak saja, nah ini kan karena tidak mengikuti kaidah spasialnya,” ungkap Rachman saat menjadi Narasumber Pembinaan Jaringan Informasi Geospasial Daerah (JIGD) dan Bimbingan Teknis Penggunaan Geoportal Beltim di ruang Rapat Hotel Guess Manggar, Selasa (3/9/24).
Rachman mengungkapkan saat ini masih terjadi adanya tumpang tindih perizinan atau perizinan bermasalah di tata ruang. Bahkan jumlah perizinan yang bermasalah sempat mencapai 40% dari seluruh wilayah Indonesia.
“Lewat kebijakan satu peta itu, kita bisa menurunkan hingga 10%. Namun masih ada tapi masih ada 30%, nah untuk itu ke depan akan selalu dikurangi sampai kemudian nggak ada permasalahan ini perizinan,” kata Rachman.
BIG pun mendorong rangsang atau mendorong agar setiap instansi pemerintah yang memiliki atau memproduksi peta wajib menyebarluaskan melalui jaringan informasi geospasial. Dari 2014 hingga saat ini telah terkumpul 24.000 data set.
“Datanya BIG itu hampir semuanya ada di sini, terus data KSP itu juga sudah ada di sini karena sudah kita open. Fungsi dari KSP itu salah satunya untuk rencana pembangunan, bikin RT/RW RD/TR dan lain sebagainya,” ujar Rachman. @2!
Manggar, Diskominfo SP Beltim- Dinas Komunikasi ,Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Kegiatan Lomba-Lomba Agustusan dan Jalan Santai yang dimeriahkan dengan Pembagian Doorprize. Kegiatan digelar selama dua hari, 29-30 Agustus 2024 dan diikuti oleh seluruh pegawai, keluarga pegawai serta para pegawai yang pernah menjadi bagian dari Diskominfo SP.
Kepala Diskominfo SP Bayu Priyambodo yang ditemui seusai acara Jumat Sore (30/08/24) di Kantor Diskominfo SP, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Republik Indonesia.
“Allhamdulilah kegiatan selama dua hari ini berjalan lancar, banyak perlombaan yang dilaksanakan dari kemarin, bahkan kita punya tambahan lomba atas usulan pegawai yaitu lomba karaoke yang pesertanya perwakilan dari sekretariat dan masing-masing bidang,” ujar Bayu.
Dalam kegiatan kali ini tim panitia melangsungkan Lomba Makan Mie 3 + Telur 2, Lomba Makan Kue Di Wajah, Lomba Joget Keluarin Bola Dalam Kotak, Lomba Ngedot Pasangan, Lomba Sambung Balap Kardus, Lomba Estafet Gelas, Lomba Gaple di hari pertama, serta tambahan Lomba karaoke di hari kedua.
“Saya tidak menyangka bahwa pada lomba karaoke suaranya bagus-bagus, pegawai Diskominfo SP penyanyi semua ini,” gelak Bayu menilai kemampuan tarik suara para pegawainya.
Bayu mengapresiasi usaha panitia dalam mempersiapkan lomba, para pegawai yang antusias dalam mengikuti lomba serta anggota Dharmawanita dan alumni Pegawai Diskominfo SP yang telah menyempatkan hadir.
“Tadi juga semuanya kebagian doorprize mereka semuanya “Happy”, kegiatan ini manfaatnya luar biasa dalam meningkatkan Kerjasama, “Capacity building”, tentunya membuat lebih gembira dan semangat sehingga menghadapi pekerjaan berikutnya kita lebih mantap,” pungkasnya.
Selama dua hari kegiatan, terpantu para pegawai Diskominfo SP melebur dalam kebersamaan, walaupun berkompetisi dalam lomba, mereka terlihat bahagia dalam balutan canda tawa. Begitupun Ketika pembagian doorprize, seluruh pegawai dan undangan serta keluarga pegawai yang hadir semua membawa pulang hadiah. (WR)
Manggar, Diskominfo SP Beltim - Pawai Pembangunan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sangat meriah dan mendapat antusias dari warga masyarakat, Sabtu (24/8).
Semarak pawai pembangunan, kembali disiarkan langsung melalui 'live streaming' oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Beltim.
Kepala Diskominfo SP Kabupaten Beltim Bayu Priyambodo menyampaikan live streaming atau siaran langsung dilaksanakan untuk memeriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tampak dari live streaming itu ribuan masyarakat menyerbu layanan streaming Youtube milik Diskominfo SP Beltim.
Hal ini seolah jadi kepuasan publik yang sempat mencari cara menyaksikan pawai pembangunan Kabupaten Beltim.
"Tidak hanya antusias masyarakat yang menonton di Manggar, tapi masyarakat yang berada di luar Pulau Belitung sangat senang menyaksikan melalui live streaming termasuk anak saya yang sedang study di Amerika Serikat," ungkap Bayu Priyambodo disela-sela menghadiri pawai pembangunan di Taman Kota Manggar, Sabtu (24/8).
Ia menyampaikan melalui live streaming seluruh masyarakat dapat melihat ekspresi suka cita para peserta pawai pembangunan yang diwujudkan dengan menampilkan berbagai bentuk dan ragam kreasi unik dan menarik sehingga bikin suasana live makin seru.
Perlu diketahui, pada pawai pembangunan tahun 2024 ini diikuti 115 regu ini.
Anaura Marfirsta, siswi SMA Negeri 1 Manggar yang sedang melaksanakan study di Amerika Serikat sangat antusias menyaksikan live streaming pawai pembangunan yang berlangsung di Kabupaten Beltim.
"Keren live streaming pawai pembangunan di Beltim dapat kami tonton dengan lancar sehingga semarak HUT RI dapat kami rasakan di USA," unggah Anaura yang juga putri Bayu Priyambodo ini.
Begitu juga, Moch Gilang Pratama, warga Kota Manggar yang sedang melaksanakan kuliah strata 2 di Belanda sangat antusias menyaksikan live streaming Diskominfo SP Beltim.
"Terima kasih sudah menayangkan siaran langsung pawai pembangunan. Live streamingnya sangat jelas dari Belanda (Nederland), " unggah Moch Gilang yang juga PNS di Diskominfo SP Beltim.
Senada yang disampaikan Anaura dan Gilang, salah satu warga Beltim yang berada di Surabaya, Ibnu sangat senang menyaksikan penampilan peserta pawai.
"Penampilan peserta sangat luar biasa. Saya dan rekan-rekan di Surabaya sangat senang bisa menyaksikan dengan lancar," unggah Ibnu. (ver)
Manggar, DiskominfoSP Beltim – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menerima kunjungan Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ruang Rapat DiskominfoSP, Kamis (14/8/2024). Kegiatan ini dalam rangka observasi lapangan sehubungan Kabupaten Belitung Timur menjadi salah satu nominator Kabupaten/Kota Antikorupsi.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala DiskominfoSP, Bayu Priyambodo, didampingi Sekretaris Dinas, Para Kepala Bidang dan Fungsional Muda serta perwakilan Inspektorat Kabupaten Beltim. Dalam kesempatan tersebut, para Kepala Bidang menyampaikan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang telah dijalankan masing-masing bidang.
Bayu mengatakan terdapat 6 komponen dan 19 indikator dalam penilaian Kabupaten/Kota Antikorupsi, dimana salah satunya merupakan urusan yang diampu DiskominfoSP yakni terkait digitalisasi pelayanan publik dan integrasi sistem informasi di Belitung Timur.
“DiskominfoSP menjadi uji petik pertama terkait observasi lapangan ke OPD yang dilakukan KPK. Alhamdulillah setelah tadi di overview, tanggapannya baik,” ungkap Mas Bayu, sapaan mantan Kepala Bappelitbangda Kabupaten Beltim ini.
Bayu menambahkan beberapa tupoksi yang telah disampaikan masing-masing bidang juga menjadi perhatian penting, diantaranya mengenai Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR), pendataan serta aplikasi pelayanan publik.
“Terkait SP4N LAPOR tadi sudah disampaikan ada berapa laporan sampai tahun ini, seberapa cepat respon kita terkait laporan yang masuk dan SP4N LAPOR sudah terkoneksi di Lawang Beltim. Terkait pendataan, bagaimana publikasi dan berita data statistik dasar dan sektoral juga sudah terkoneksi dengan Lawang Beltim, serta sejauhmana berjalannya pelayanan publik yang dilapis dengan transformasi digital di Kabupaten Beltim,” terang Mas Bayu.
Sementara itu, Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi KPK, Yuniva Tri Lestari mengapresiasi apa yang telah dilakukan DiskominfoSP terkait urusan yang diampunya.
“Inovasi disetiap kabupaten itu beda-beda dan tadi itu keren, ada Lawang Beltim yang sudah terkoneksi dengan beberapa aplikasi dan juga ada Satu Data Kabupaten Beltim yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya akademisi yang butuh data dan bisa secara transparan diperlihatkan oleh Pemkab,” ujar Yuniva.
Yuniva juga menyampaikan masukan terkait SP4N LAPOR agar dapat lebih dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas.
“Salah satu caranya yaitu lebih meningkatkan awareness masyarakat terkait kabupatennya, sehingga masyarakat mau dan mampu mengguankan SP4N LAPOR. Selain itu, aktif mensosialisasikan SPAN LAPOR serta kanal-kanal aduan lain yang ada melalui forum-forum dan komunitas serta bersinergi dengan dinas teknis,” pungkasnya. (Aj)