Plt Kepala Diskominfo SP Ajak Pegawai Jadikan Hasil CKG sebagai Evaluasi
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Belitung Timur (Beltim), Partono mengajak seluruh pegawai untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan setelah ditemukannya sejumlah indikasi penyakit dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di lingkungan kantor oleh Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Manggar di Ruang Rapat Diskominfo SP Beltim, Selasa (07/04/2026). Ia menilai temuan seperti tekanan darah tinggi, asam urat, serta kolesterol tinggi yang dialami sejumlah pegawai harus menjadi perhatian bersama. “Temuan ini tentu menjadi pengingat bagi kita semua. Dari hasil pemeriksaan, masih banyak pegawai yang terindikasi memiliki tekanan darah tinggi, asam urat, maupun kolesterol tinggi. Ini harus disikapi secara serius melalui perubahan pola hidup yang lebih sehat,” ujar Partono. Menurutnya, kegiatan CKG memiliki peran penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan secara dini, terutama di tengah padatnya aktivitas kerja pegawai. “Kegiatan seperti ini sangat penting karena membantu pegawai mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus menunggu sakit terlebih dahulu. Ini bagian dari upaya pencegahan yang sangat baik,” jelasnya. Ia berharap para pegawai tidak hanya mengikuti pemeriksaan, tetapi juga menindaklanjuti hasil yang diperoleh. “Kami berharap para pegawai tidak hanya mengikuti pemeriksaan, tetapi juga menindaklanjuti hasilnya. Jika dari hasil pemeriksaan dokter menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan ke rumah sakit, maka sebaiknya segera dilakukan agar kondisi kesehatan tetap terpantau,” katanya. Ia juga mengingatkan agar hasil pemeriksaan dijadikan bahan evaluasi untuk menjaga kesehatan ke depan. “Semoga kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mulai lebih peduli terhadap kesehatan. Saya ingin seluruh pegawai Diskominfo SP sehat, maka selalu jaga kesehatan lingkungan kerja kita, jaga kesehatan kita. Jika kita sehat, tentu kinerja juga akan lebih optimal,” tutupnya.