Akses Cepat

Berita Terbaru

Diskominfo SP Beltim Buka Gambaran Dunia Kerja IT bagi Siswa SMKN 1 Tanjungpandan
02 Sep 2026

Diskominfo SP Beltim Buka Gambaran Dunia Kerja IT bagi Siswa SMKN 1 Tanjungpandan

Mengenalkan dunia kerja di bidang teknologi informasi tidak cukup hanya melalui teori. Hal itu yang dilakukan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Belitung Timur saat menerima kunjungan 103 siswa SMKN 1 Tanjungpandan dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Senin (24/8/2026). Kunjungan tersebut dimanfaatkan Diskominfo SP Belitung Timur (Beltim) untuk memperkenalkan lebih dekat pekerjaan di bidang teknologi informasi, keterkaitan kompetensi RPL dan TKJ di dunia kerja, hingga berbagai layanan digital yang dikelola pemerintah daerah. Didampingi lima guru, para siswa terlebih dahulu diterima Kepala DiskominfoSP Beltim, Royan Agusriadie bersama Sekretaris Diskominfo SP Beltim, Partono. Rombongan kemudian menuju Media Center Diskominfo SP Beltim untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang turut dihadiri Kepala Bidang Aplikasi Informatika (APTIKA), Caesar Friadi Melawiandri dan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Sony Aprianto. Pertanyaan tentang apa sebenarnya pekerjaan orang IT menjadi pintu masuk bagi siswa untuk melihat lebih luas bidang yang mereka pelajari di sekolah. Melalui materi yang disampaikan Moch. Gilang Pratama Hendyanto, siswa diajak memahami dunia kerja teknologi informasi sekaligus melihat keterkaitan kompetensi RPL dan TKJ. RPL dan TKJ memiliki bidang kompetensi yang berbeda, namun keduanya dapat saling melengkapi dalam dunia kerja. Pemahaman tersebut kemudian dikaitkan dengan berbagai layanan digital yang dikerjakan DiskominfoSP Beltim, sehingga siswa dapat melihat bagaimana ilmu yang mereka pelajari di sekolah diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Gambaran yang sebelumnya diperoleh melalui pemaparan kemudian diperkuat dengan melihat langsung lingkungan kerja teknologi informasi di ruang Pusat Operasional Jaringan dan Data (POJD) Diskominfo SP Beltim. Di ruangan tersebut, siswa melihat lebih dekat pengelolaan jaringan dan data yang menjadi bagian dari dukungan teknologi informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim. Dengan melihat langsung lingkungan kerja di Diskominfo SP Beltim, siswa dapat mengetahui bagaimana ilmu RPL dan TKJ yang mereka pelajari di sekolah digunakan dalam pekerjaan sehari-hari. Membuka Ruang Belajar Dunia IT Setelah seluruh rangkaian kunjungan selesai, Kepala DiskominfoSP Beltim, Royan Agusriadie menyampaikan apresiasinya atas kedatangan SMKN 1 Tanjungpandan. “Kami dari DiskominfoSP menyambut baik kedatangan adik-adik dari SMKN 1 Tanjungpandan. Mudah-mudahan apa yang mereka dapatkan hari ini bisa menjadi tambahan wawasan, terutama untuk mengenal dunia kerja di bidang IT dan melihat secara langsung apa yang kami kerjakan di Diskominfo SP,” ujar Royan. Menurut Royan, kunjungan seperti ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal dunia kerja teknologi informasi secara lebih dekat, terlebih para peserta berasal dari jurusan yang berkaitan dengan bidang tersebut. Ia berharap kunjungan serupa dapat terus dilakukan pada masa mendatang, baik oleh SMKN 1 Tanjungpandan maupun sekolah lainnya. “Kami berharap ke depan kunjungan seperti ini bisa terus berlanjut. Bukan hanya dari SMKN 1 Tanjung Pandan, tetapi sekolah-sekolah lain juga bisa datang untuk melihat dan belajar bersama di Diskominfo SP,” katanya. Bagi pihak sekolah, kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran di luar lingkungan sekolah. Guru pendamping SMKN 1 Tanjungpandan, Yuli Yulianti mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kokurikuler sekaligus kunjungan industri bagi para siswa. “Materi yang disampaikan juga sangat relate dengan mereka. TKJ dan RPL itu kan mempelajari hal-hal yang salah satunya memang dilaksanakan di DiskominfoSP. Jadi anak-anak bisa melihat langsung, ternyata ilmu yang mereka pelajari itu digunakan di kantor-kantor, termasuk untuk mengatur jaringan di Beltim,” kata Yuli. Menurut Yuli, pengalaman melihat langsung penerapan ilmu tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai penggunaan kompetensi TKJ dan RPL di dunia kerja. “Harapannya wawasan anak-anak jauh lebih banyak. Mereka mengenal kenyataan langsung di lapangan, bagaimana penggunaan ilmu pengetahuan yang mereka pelajari, baik TKJ maupun RPL,” ujarnya. Yuli juga berharap kunjungan serupa dapat kembali dilakukan pada tahun berikutnya sehingga kerja sama dengan DiskominfoSP Beltim dapat terus berlanjut. Melihat Dunia IT dari Dekat Bagi Nirmala Dewi, salah seorang siswa SMKN 1 Tanjung Pandan, kunjungan tersebut memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai dunia IT yang selama ini dipelajarinya di sekolah. Dewi mengaku senang karena mendapatkan pengetahuan baru, terutama setelah melihat berbagai perangkat teknologi yang sebelumnya belum pernah dilihatnya secara langsung. “Saya sangat senang karena banyak mendapatkan pengetahuan tentang dunia kerja dan juga dunia IT. Yang menarik, banyak teknologi hardware dan software yang cukup lengkap dan mungkin baru pertama kali saya lihat secara langsung,” ungkapnya. Menurut Dewi, kunjungan tersebut juga membuatnya semakin memahami pentingnya teknologi dalam pekerjaan sehari-hari, termasuk bagaimana teknologi dapat membantu pekerjaan menjadi lebih efisien. “Ternyata pengembangan teknologi di era sekarang sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya teknologi, pekerjaan juga bisa lebih efisien,” katanya. Sebagai siswa RPL, Dewi juga merasa materi dan pengalaman yang diperolehnya relevan dengan bidang yang sedang dipelajari. “Sangat relate, karena saya bisa mengetahui RPL itu kalau di dunia kerja seperti apa dan tantangan yang harus kita hadapi di dunia kerja,” pungkasnya.

Jaga Kekompakan, Diskominfo SP Beltim Turunkan Dua Regu dalam Lomba Gerak Jalan Tepat Waktu
15 Aug 2026
Jaga Kekompakan, Diskominfo SP Beltim Turunkan Dua Regu dalam Lomba Gerak Jalan Tepat Waktu

MANGGAR, DiskominfoSP Beltim – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali berpartisipasi aktif dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Instansi ini menurunkan dua regu untuk berlaga dalam Lomba Gerak Jalan Tepat Waktu kategori Umum yang digelar di Kabupaten Belitung Timur, Sabtu (15/8/2026).  Dua regu yang diterjunkan terdiri dari 11 anggota regu putri dan 11 anggota regu putra. Seluruh peserta merupakan pegawai aktif Diskominfo SP yang mewakili setiap bidang serta sekretariat dinas. Ditemui seusai kegiatan, Kepala Diskominfo SP Beltim, Royan Agusriadie menyatakan bahwa jajarannya selalu berkomitmen dan bersemangat untuk memeriahkan perayaan HUT RI setiap tahunnya. “Dengan semangat kebersamaan, kita terus menjaga kekompakan. Setiap tahun kami mengusahakan untuk selalu ikut, terutama dalam lomba baris-berbaris ini. Tujuannya agar kita dapat menghargai, meramaikan, dan mendukung kemeriahan hari kemerdekaan, serta yang terpenting adalah menanamkan nilai-nilai sejarah perjuangan kemerdekaan kita terdahulu,” ungkap Royan. Meskipun waktu persiapan tergolong terbatas dan dibarengi dengan kesibukan sebagai panitia pelaksana perayaan HUT RI, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme para pegawai. Atas inisiatif mandiri, mereka tetap semangat memenuhi segala kebutuhan dan mengikuti lomba di tengah padatnya aktivitas pekerjaan sehari-hari. “Sebagaimana tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kami untuk mendukung publikasi seluruh kegiatan yang telah direncanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk agenda agustusan seperti pawai, upacara detik-detik proklamasi, hingga malam resepsi, kami tetap turun langsung memberikan fasilitasi publikasi tersebut,” tambah Royan. Guna terus memupuk rasa kekompakan dan mempererat tali silaturahmi internal, Royan menambahkan bahwa Diskominfo SP juga berencana menggelar acara perayaan "Tujuh Belasan" mandiri di lingkungan kantor. Acara internal tersebut akan diisi dengan berbagai perlombaan khas kemerdekaan yang melibatkan seluruh pegawai beserta anggota keluarga mereka.

Perkuat Literasi Digital Masyarakat, Diskominfo SP Beltim Gencarkan Sosialisasi Majalah Digital Timoer
06 Aug 2026
Perkuat Literasi Digital Masyarakat, Diskominfo SP Beltim Gencarkan Sosialisasi Majalah Digital Timoer

anggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Beltim terus memperkuat literasi digital masyarakat, salah satunya melalui Majalah Digital Timoer yang digelar secara daring, Kamis (06/08/2026).  Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu upaya Diskominfo SP Kabupaten Beltim untuk memperluas jangkauan informasi publik sekaligus mendorong masyarakat agar semakin terbiasa mengakses informasi dari sumber yang kredibel, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Kepala Diskominfo SP Kabupaten Beltim, Royan Agusriadie, mengatakan Majalah Digital Timoer merupakan inovasi media komunikasi pemerintah daerah yang dirancang agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara mudah, cepat, dan praktis melalui perangkat digital. "Majalah Digital Timoer menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan informasi pembangunan, pelayanan publik, serta berbagai potensi yang dimiliki Beltim. Harapannya, masyarakat semakin mudah memperoleh informasi yang benar, sekaligus meningkatkan budaya literasi digital," ujarnya. Ia menambahkan, di tengah derasnya arus informasi saat ini, masyarakat dituntut memiliki kemampuan dalam memilah informasi yang benar sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. "Melalui Majalah Digital Timoer, kami ingin menghadirkan media yang tidak hanya menyampaikan informasi pemerintahan, tetapi juga mengedukasi, menginspirasi, serta menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat potensi dan kemajuan Beltim. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan majalah ini sebagai sumber informasi yang terpercaya," tambahnya. Majalah Digital Timoer hadir dengan beragam rubrik yang mengangkat informasi pembangunan daerah, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, ekonomi, pariwisata, UMKM, budaya, hingga profil tokoh dan komunitas yang berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Beltim. Seluruh konten dikemas secara ringan, informatif, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo SP Beltim, Sony Aprianto menjelaskan bahwa dalam kegiatan sosialisasi ini para peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara mengakses Majalah Digital Timoer melalui perangkat telepon pintar maupun komputer. Dengan mengusung konsep digital, masyarakat dapat membaca majalah ini kapan saja dan di mana saja tanpa batasan ruang dan waktu. “Melalui sosialisasi ini kami berharap Majalah Digital Timoer semakin dikenal luas dan menjadi salah satu referensi utama masyarakat dalam memperoleh informasi yang juga hadir dengan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat,” jelas Sony.  “Kami juga, tentunya berharap, ke depannya lewat sosialisasi ini rekan-rekan dari perangkat daerah, desa, instansi vertikal, sekolah hingga UMKM termotivasi untuk berkontribusi aktif dalam mempublikasikan ide kreatifnya, baik itu dalam bentuk tulisan, opini dan sebagainya lewat Majalah Digital Timoer,” tambahnya.  Ke depan, Diskominfo SP Beltim akan terus mengembangkan Majalah Digital Timoer dengan menghadirkan konten yang lebih kreatif, edukatif, inklusif dan interaktif. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Diskominfo SP Beltim dalam membangun masyarakat yang semakin melek digital, kritis terhadap informasi, serta aktif berpartisipasi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya Kabupaten Beltim. (Ts)

Visitasi Monev KIP, KI Babel: KIP Kabupaten Beltim Tunjukkan Peningkatan Signifikan
05 Aug 2026
Visitasi Monev KIP, KI Babel: KIP Kabupaten Beltim Tunjukkan Peningkatan Signifikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim - Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Tahun 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan empat indikator dalam Self Evaluation Questionnaire (SEQ), capaian KIP Kabupaten Beltim melampaui ekspektasi tim penilai. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ita Rosita melalui Komisioner Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI), Fahriani usai kegiatan Visitasi Monev KIP di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Beltim, Rabu (5/8/2026). Keempat indikator tersebut meliputi digitalisasi, jenis informasi, komitmen organisasi dan sarana prasarana. "Kami melihat bahwa Kabupaten Beltim hari ini sudah sangat terlihat peningkatannya luar biasa. Dari empat indikator yang menjadi tolak ukur penilaian kami, digitalisasi dan inovasinya meningkat, melampaui ekspektasi kami," ujar Fahriani. Diakui Fahriani, Kabupaten Beltim telah memiliki visi-misi sendiri untuk meningkatkan KIP serta penemuan inovasi-inovasi baru yang mendukung KIP.  Fahriani juga mengungkapkan keberpihakan layanan PPID Utama Kabupaten Beltim terhadap penyandang disabilitas sudah berjalan dengan baik. Kedepannya, Ia berharap layanan tersebut bisa ditingkatkan, salah satunya dengan penyediaan formulir braille.  "Selain menyediakan media untuk penyandang disabilitas, seperti layanan dan sarana prasarananya, kami berharap kedepannya bisa lebih ditingkatkan lagi. Salah satunya, formulir braille, supaya apabila dari kaum disabilitas ada meminta permohonan informasi, baik itu secara digital ataupun form secara fisikalnya, itu sudah tersedia di sini," tambahnya. Terakhir, KI Babel mendorong PPID Utama Kabupaten Beltim terus mempertahankan semangat dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik pada tahun-tahun berikutnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Diskominfo SP Beltim, Royan Agusriadie, Sekretaris Diskominfo SP Beltim, Partono, Komisioner Bidang Kelembagaan KI Babel, Martono, Kepala Bidang IKP, Sony Aprianto dan jajaran KI Babel serta pegawai Diskominfo SP Kabupaten Beltim.

Dukung Tata Kelola Digital, Diskominfo SP Beltim Sosialisasikan Perlindungan Data Pribadi
05 Aug 2026
Dukung Tata Kelola Digital, Diskominfo SP Beltim Sosialisasikan Perlindungan Data Pribadi

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Di tengah semakin masifnya pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan, perlindungan data pribadi menjadi salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan. Untuk memperkuat pemahaman aparatur terhadap pentingnya pengelolaan data yang aman dan bertanggung jawab, Diskominfo SP Belitung Timur (Beltim) menggelar Sosialisasi Perlindungan Data Pribadi bagi pegawai internal di Ruang Rapat Diskominfo SP Beltim, Selasa (4/8/2026). Kegiatan dibuka oleh Kepala Diskominfo SP Beltim, Royan Agusriadie. Dalam sambutannya, Royan menegaskan bahwa perlindungan data pribadi merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital. Menurutnya, setiap aparatur memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan data yang dikelola agar tidak disalahgunakan serta tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Perlindungan data pribadi bukan hanya menjadi tanggung jawab bidang yang menangani teknologi informasi, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pegawai. Setiap aparatur harus memahami bagaimana mengelola dan menjaga data yang dipercayakan kepada pemerintah agar tetap aman dan tidak disalahgunakan," ujar Royan. Royan mengatakan meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan harus diiringi dengan meningkatnya kesadaran aparatur terhadap pentingnya perlindungan data pribadi. Karena itu, sosialisasi tersebut menjadi salah satu langkah untuk membangun budaya kerja yang lebih peduli terhadap keamanan informasi di lingkungan Diskominfo SP Beltim. "Melalui sosialisasi ini saya berharap pengetahuan dan pemahaman pegawai Diskominfo SP Beltim mengenai perlindungan data pribadi semakin meningkat. Dengan begitu, kita tidak hanya mendukung tata kelola pemerintahan digital yang lebih baik, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan data yang aman dan bertanggung jawab," lanjutnya. Dalam sosialisasi, peserta memperoleh pemahaman mengenai dasar hukum perlindungan data pribadi, prinsip pengelolaan data yang aman hingga peran setiap aparatur dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan data yang dikelola pemerintah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan budaya keamanan informasi di lingkungan Diskominfo SP Beltim. Sosialisasi Jadi Bagian Pemenuhan Penilaian IKASANDI Pranata Komputer Ahli Muda Bidang APTIKA Diskominfo SP Beltim, Helmi Perdana menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut menjadi langkah awal untuk memberikan pengetahuan kepada pegawai internal mengenai perlindungan data pribadi. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pemenuhan bukti dukung dalam penilaian Indeks Keamanan Informasi (IKASANDI) dan evaluasi pemerintahan digital. Pranata Komputer Ahli Muda Bidang APTIKA Diskominfo SP Beltim, Helmi Perdana menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan pegawai mengenai perlindungan data pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari pemenuhan instrumen penilaian Indeks Keamanan Informasi (IKASANDI) dan evaluasi pemerintahan digital yang saat ini tengah berlangsung. "Sosialisasi ini kami laksanakan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pegawai di lingkungan Diskominfo SP Beltim mengenai perlindungan data pribadi. Selain sebagai media edukasi, kegiatan ini juga menjadi salah satu bukti dukung dalam penilaian IKASANDI maupun evaluasi pemerintahan digital yang saat ini sedang kami laksanakan," jelas Helmi. Ia mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan pelaksanaan perdana yang difokuskan bagi pegawai internal Diskominfo SP Beltim. Langkah tersebut dilakukan seiring terbentuknya Tim Data Protection Officer (DPO) atau Pejabat Perlindungan Data Pribadi sebagai tindak lanjut implementasi Undang Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. "Tim Data Protection Officer di Diskominfo SP Beltim baru terbentuk sebagai tindak lanjut implementasi Undang Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Sebelumnya kami juga telah mengikuti pelatihan dan memperoleh sertifikat dari BSSN sebagai bekal dalam menjalankan tugas tersebut," katanya. Helmi menjelaskan perlindungan data pribadi menjadi salah satu indikator dalam aspek data pada evaluasi pemerintahan digital. Oleh karena itu, Diskominfo SP Beltim tidak hanya menyusun dokumen tata kelola perlindungan data pribadi, tetapi juga mengumpulkan berbagai bukti dukung sebagai bagian dari proses penilaian mandiri. "Perlindungan data pribadi menjadi salah satu aspek yang dinilai dalam IKASANDI maupun evaluasi pemerintahan digital. Karena itu kami menyusun dokumen tata kelola, melaksanakan sosialisasi serta menyiapkan berbagai bukti dukung yang nantinya diunggah dalam sistem penilaian mandiri sebelum dilakukan evaluasi oleh BSSN," ungkap Helmi. Menurut Helmi, kolaborasi antara Bidang APTIKA dan Bidang Keamanan Informasi dan Persandian (KIPS) menjadi faktor penting dalam penyusunan dokumen maupun pemenuhan indikator penilaian. Kedua bidang memiliki tugas yang saling berkaitan dalam mendukung penerapan perlindungan data pribadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Beltim. "Saat ini sosialisasi masih kami fokuskan bagi pegawai internal karena implementasinya baru dimulai di lingkungan Diskominfo SP Beltim. Ke depan kami berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di perangkat daerah lainnya, termasuk sekolah, sehingga pemahaman mengenai perlindungan data pribadi semakin luas dan tingkat kematangannya terus meningkat," tutup Helmi. Melalui sosialisasi perlindungan data pribadi, Diskominfo SP Beltim terus memperkuat kesiapan organisasi dalam menerapkan perlindungan data pribadi sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan digital. Selain meningkatkan pemahaman aparatur, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya keamanan informasi yang mendukung pelayanan publik yang aman, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.