Pegawai DiskominfoSP Antusias Ikuti CKG Rutin Bersama Dinkes Beltim
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Suasana Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) tampak berbeda pada Selasa (07/04/2026). Sejak pagi, para pegawai terlihat antusias menyambut kedatangan tim dari Dinas Kesehatan yang menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Ruang Rapat Diskominfo SP. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan kerja, sekaligus memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejalan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Tim CKG yang hadir terdiri dari dua orang pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) serta delapan tenaga kesehatan dari Puskesmas Manggar. Setibanya di lokasi, tim langsung mempersiapkan peralatan pemeriksaan dan membuka layanan bagi seluruh pegawai Diskominfo SP. Kedatangan tim kesehatan tersebut disambut dengan antusias oleh para pegawai. Bahkan sejak layanan dibuka, para pegawai terlihat berbondong-bondong untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan. Adapun layanan pemeriksaan yang diberikan cukup lengkap meliputi pengecekan tekanan darah, asam urat, gula darah, serta pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut. Selain itu, tersedia juga pemeriksaan kesehatan gigi dan mata, layanan pengobatan, serta konseling kesehatan langsung dengan dokter. Ditemui usai melalukan CKG, dr. Lusianda Putri menjelaskan bahwa kegiatan CKG ini merupakan program yang telah berjalan secara rutin. “Pemeriksaan ini sudah dimulai sejak bulan Februari yang lalu dan memang menjadi agenda rutin setiap tahun. Pada dasarnya seluruh masyarakat Indonesia dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujar dr. Lusianda. Ia juga mengungkapkan hasil temuan dari pemeriksaan yang dilakukan pada para pegawai. “Dari hasil pemeriksaan, yang paling banyak kami temukan adalah kolesterol tinggi, asam urat, dan terutama tekanan darah tinggi. Untuk gula darah relatif lebih jarang ditemukan,” jelasnya. Lebih lanjut, dr. Lusianda menekankan pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan. “Kami mendorong baik pegawai Diskominfo SP ataupun masyarakat untuk rutin berolahraga minimal 150 menit dalam seminggu, dengan pembagian waktu yang fleksibel. Selain itu, penting juga untuk minum air putih yang cukup, istirahat yang cukup, dan tidur minimal 7 sampai 8 jam setiap hari,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam memilih pola konsumsi makanan. “Hindari makanan yang tinggi garam, tinggi gula, tinggi tepung, serta makanan ultra proses. Sebaiknya konsumsi makanan yang lebih alami atau real food,” tambahnya. Menurutnya, pola kerja juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi kesehatan pegawai. “Secara umum, masih banyak pegawai yang belum menerapkan PHBS dengan baik, karena aktivitas di kantor lebih banyak duduk dan setelah pulang juga jarang meluangkan waktu untuk berolahraga,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran para pegawai terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sehingga dapat menunjang produktivitas kerja sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat.