Akses Cepat

Berita Terbaru

Tak Perlu Bingung Cari Layanan, Beltim Siapkan PANDAI
05 Nov 2026

Tak Perlu Bingung Cari Layanan, Beltim Siapkan PANDAI

Manggar, Diskominfo SP Beltim - Masyarakat Belitung Timur (Beltim) ke depan diharapkan semakin mudah mengakses pelayanan pemerintah tanpa harus bingung mencari tahu perangkat daerah yang menangani kebutuhannya. Kemudahan ini disiapkan melalui pengembangan Lawang Beltim yang terintegrasi dengan inovasi PANDAI. PANDAI (Platform Andal dan Nyaman untuk Digitalisasi dan AI) adalah Inovasi yang dikembangkan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Beltim yang diarahkan untuk menghadirkan layanan digital berbasis peristiwa atau siklus hidup masyarakat (life event).  Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo SP Kabupaten Beltim, Caesar Friadi Melawiandri saat diwawancarai usai kegiatan Sosialisasi PANDAI yang dilaksanakan di Ruang Rapat Diskominfo SP, Kamis (5/11/26). Caesar menjelaskan pendekatan ini memungkinkan masyarakat memperoleh informasi dan layanan berdasarkan kebutuhan yang disampaikan, tanpa harus terlebih dahulu mengetahui instansi yang bertanggung jawab. “Jadi, masyarakat tidak perlu mengetahui terlebih dahulu harus mengakses dinas mana untuk mendapatkan pelayanan. Mereka cukup menyampaikan layanan atau informasi apa yang dibutuhkan, kemudian Lawang Beltim yang membantu menyediakan dan mengarahkannya,” jelas Caesar. Ia mencontohkan, ketika sebuah keluarga baru memiliki anak, masyarakat cukup menyampaikan peristiwa tersebut melalui Lawang Beltim. Sistem nantinya diharapkan dapat mengarahkan masyarakat pada berbagai layanan yang berkaitan dengan kebutuhan tersebut.  “Atau misalnya saya butuh pekerjaan, nanti otomatis misalnya Lawang menyediakan ini ada nyaman kerja nih di mana di dalam nyaman kerja itu ada lowongan-lowongan yang bisa diakses atau bisa disediakan,” tuturnya. Menurut Caesar, pengembangan Lawang Beltim menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola layanan digital pemerintah daerah. Melalui PANDAI, berbagai layanan digital perangkat daerah akan ditata dan dikelola agar dapat dikembangkan secara lebih terintegrasi. SEMBILAN MODUL PANDAI PERKUAT EKOSISTEM DIGITAL BELTIM Transformasi pemerintahan digital tidak cukup hanya dengan menghadirkan aplikasi. Tata kelola, kesiapan sumber daya manusia, hingga keberlanjutan layanan juga perlu dipersiapkan. Hal inilah yang menjadi dasar pengembangan PANDAI oleh Diskominfo SP Kabupaten Beltim. Kepala Diskominfo SP Kabupaten Beltim, Royan Agusriadie menyampaikan, inovasi yang diinisiasi Bidang Aptika ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan pemerintahan digital sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. “Dengan adanya platform PANDAI ini, mudah-mudahan tata kelola pemerintahan digital di Kabupaten Beltim bisa terkelola dengan baik. Artinya, kalau dulu kita menuju sistem pemerintahan berbasis elektronik, melalui PANDAI semoga kita dapat mencapai pemerintahan digital yang berdampak pada pelayanan publik,” ungkapnya. Ia berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat memanfaatkan platform tersebut untuk membangun digitalisasi pelayanan publik,  “Harapannya Perangkat Daerah bisa memanfaatkan platform PANDAI ini untuk membangun digitalisasi pelayanan publik mereka. Dari mulai perancangannya, pelaksanaannya dan mungkin monitoring dan evaluasinya bisa memanfaatkan PANDAI ini,” ujarnya. Sementara itu, Caesar menjelaskan PANDAI dirancang melalui sembilan modul yang saling mendukung, yakni PANDAI DATA, PANDAI TATA KELOLA , PANDAI LITERASI, PANDAI RANCANG, PANDAI GATEWAY, PANDAI KODE, Lawang Beltim, PANDAI PANTAU, dan PANDAI BANTU. Modul-modul tersebut mencakup pendataan, perancangan, pengelolaan, pemantauan, hingga pengembangan layanan digital pemerintah daerah. “Melalui PANDAI DATA, kita melakukan pendataan terhadap layanan digital yang ada, mulai dari OPD, penanggung jawab, status keaktifan, hingga pemilik proses bisnisnya. Di situ juga dilakukan asesmen dan validasi terhadap layanan digital tersebut,” jelas Caesar. Selain itu, PANDAI RANCANG membantu perangkat daerah mengidentifikasi kebutuhan dan merancang layanan digital secara mandiri dengan dukungan AI. PANDAI TATA KELOLA menyediakan instrumen berupa kebijakan, pedoman, panduan, dan SOP. Sementara PANDAI LITERASI menjadi sarana pembelajaran digitalisasi dan pemanfaatan AI bagi ASN.  Setelah menyelesaikan pembelajaran dan asesmen melalui PANDAI LITERASI, ASN dapat memperoleh akses PANDAI GATEWAY untuk memanfaatkan fasilitas AI. Sementara itu, PANDAI PANTAU berfungsi memantau layanan digital, PANDAI BANTU menyediakan bantuan teknis, dan PANDAI KODE menjadi tempat penyimpanan repositori kode sumber aplikasi untuk mendukung pengembangan layanan secara berkelanjutan. Menurut Caesar, pengembangan PANDAI merupakan bagian dari upaya membenahi tata kelola layanan digital seiring transformasi SPBE menuju pemerintahan digital (Pemdi). Pasalnya, masih banyak aspek dalam pengelolaan layanan digital pemerintah daerah yang perlu ditata dan diperbaiki agar transformasi tersebut dapat berjalan optimal. “Dalam transformasi SPBE menuju pemerintahan digital, ada banyak hal yang harus segera kita ubah, terutama dalam pengelolaan atau tata kelola layanan digital kita,” ungkapnya. Namun, pembenahan sistem dan tata kelola digital tersebut juga harus diiringi kesiapan sumber daya manusia. Caesar mengakui, kemampuan ASN dalam memahami dan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu tantangan besar dalam penerapan pemerintahan digital. “Kesiapan SDM ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kita, termasuk bersama BKPSDM. Karena baik dalam SPBE maupun pemerintahan digital, fondasi utamanya tetap ASN. Ketika ASN siap melakukan digitalisasi, otomatis harus memiliki literasi digital yang baik,” pungkasnya. (Ln)

Sinergi Pembangunan dan Kontrol Sosial: Pemkab Beltim Gelar Audiensi Terbuka Bersama Insan Pers
29 Oct 2026
Sinergi Pembangunan dan Kontrol Sosial: Pemkab Beltim Gelar Audiensi Terbuka Bersama Insan Pers

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Dialog audiensi Pemkab Beltim dengan Wartawan dan Jurnalis se-Kabupaten Beltim di Warkop Aput, Rabu (28/10/2026). Pertemuan yang berjalan dengan suasana yang akrab ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan persepsi, memperkuat kemitraan, serta mengevaluasi ekosistem media massa agar berjalan lebih sehat, terarah, dan profesional dalam mengawal setiap derap pembangunan daerah. Bupati Beltim, Kamarudin Muten mengatakan secara langsung bahwa dirinya menerapkan gaya kepemimpinan yang terbuka dan tidak anti-kritik. Beliau memosisikan media sebagai instrumen mitra strategis yang mutlak diperlukan dalam roda pemerintahan. "Telinga saya tidak tipis. Banyak yang menyampaikan masukan, bagi saya itu adalah kontrol agar saya bisa berubah kalau memang ada yang salah. Jika tidak ada yang mengontrol, akhirnya saya bikin apa pun akan saya anggap benar," ujar Kamarudin secara terbuka. Ia menilai seluruh tulisan dan evaluasi media harus dijadikan alat refleksi bagi jalannya birokrasi. Meski demikian, ia menitipkan pesan agar wartawan menyajikan informasi secara utuh, akurat, dan terkonfirmasi.  "Tolong tulis secara akurat, wartawan yang menyampaikan berita yang bagus, baik, dan terkonfirmasi, bisa menenangkan masyarakat sehingga situasi daerah tetap kondusif," tambahnya. Sinergitas Dalam Menyampaikan Informasi Pembangunan Secara Posititif Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Beltim, Royan Agusriadie menyoroti aspek implementasi kemitraan dan penyebarluasan informasi pembangunan daerah yang objektif. Royan berharap adanya keselarasan agar setiap capaian, target, dan program pembangunan daerah dapat tersampaikan dengan baik kepada publik. "Kami sangat mengharapkan adanya sinergitas dalam memberikan informasi pembangunan, khususnya untuk daerah Beltim. Agar apa yang menjadi tujuan dalam pembangunan daerah itu bisa sampai dengan positif di tengah masyarakat," jelas Royan. Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak informasi publik yang sehat harus ditopang oleh keterbukaan data dari pihak pemerintah serta profesionalisme jurnalis dalam mengolah berita. Royan memastikan fokus utama pemda adalah mempertahankan pola kemitraan yang suportif serta sangat terbuka terhadap segala bentuk aspirasi, masukan, kritik, maupun saran dari para wartawan, asalkan disampaikan secara konstruktif. "Harapan kami, kita tetap bersinergi. Rekan-rekan wartawan silakan menyampaikan aspirasi, masukan, saran, dan pendapatnya bagi pemerintah daerah. Namun, kami harap sifatnya harus membangun guna memperlancar komunikasi dan penyaluran informasi, terutama kepada masyarakat," pungkasnya Apresiasi dan Masukan disuarakan langsung oleh perwakilan wartawan media online Potret Indonesia, Niza Karyadi. Sembari mengapresiasi ruang diskusi inklusif yang bebas diskriminasi ini, Karyadi menyampaikan adanya perbaikan nyata pada akses konfirmasi di lapangan agar jurnalis bisa menyajikan berita yang valid. "Bagi kami para wartawan, produk jurnalistik yang dihasilkan akan sejalan dengan apa yang disampaikan oleh narasumber. Jika narasumber memberikan informasi yang bagus, objektif, dan benar, maka hasil publikasi ke masyarakat juga akan baik dan tidak menimbulkan keresahan," ujar Karyadi. Ia meminta dengan tegas agar seluruh jajaran instansi pemerintahan menerima wartawan secara profesional dan kegiatan seperti ini menjadi jembatan yang baik bagi wartawan dan pemerintah.  "Kami berharap pihak pemerintah daerah secara keseluruhan tidak alergi terhadap kawan-kawan wartawan. Siapa pun wartawan yang ingin melakukan konfirmasi, tolong disikapi dan diterima dengan baik. Saya juga mengingatkan para jurnalis muda untuk terus mengasah kapasitas diri di era digitalisasi agar tetap kompeten," tambahnya.  Melalui audiensi yang berlangsung hangat ini, Pemkab Beltim bersama insan pers sepakat untuk terus membangun komunikasi dua arah yang konstruktif demi memperlancar penyaluran informasi yang sehat dan tepercaya bagi seluruh masyarakat Beltim.

Langkah Pemkab Beltim Optimalkan Skor Pemerintah Digital Menuju Target Nasional
24 Sep 2026
Langkah Pemkab Beltim Optimalkan Skor Pemerintah Digital Menuju Target Nasional

Manggar, Diskominfo SP Beltim–Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) menggelar Penilaian Interviu Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Kabupaten Beltim Tahun 2026. Kegiatan bersama Tim Asesor Eksternal ini dilaksanakan secara daring di Ruang Rapat Diskominfo SP pada Kamis (24/9/2026). Evaluasi ini merupakan tahapan penilaian eksternal setelah selesainya tahapan Penilaian Mandiri dan Penilaian Dokumen. Pelaksanaan evaluasi mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital. Kepala Diskominfo SP Kabupaten Beltim, Royan Agusriadie, menjelaskan bahwa berdasarkan penilaian mandiri awal, kinerja pemerintah digital Beltim meraih skor 2,57. Namun setelah diverifikasi oleh tim asesor eksternal, nilai tersebut terkoreksi menjadi 1,41. "Dari kegiatan hari ini, kami mendapatkan banyak pencerahan dan pemahaman dari tim asesor mengenai kriteria yang harus dicapai pada setiap indikator. Mereka memberikan kesempatan selama lima hari kerja kepada kami untuk memperbaiki dan menyempurnakan dokumen bukti dukung yang sudah disampaikan," ujar Royan. Meskipun nilai terkoreksi, Royan tetap optimistis. Melalui kerja sama dan koordinasi yang kuat antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang hadir, skor pemerintahan digital Kabupaten Beltim dapat dioptimalkan kembali. "Penilaian ini sangat penting sebagai baseline atau nilai dasar untuk mencapai target-target selanjutnya, khususnya dalam menyusun perencanaan dan menyediakan sumber daya. Kami berharap pemerintah digital Beltim bisa masuk kategori memuaskan dan setidaknya melampaui target nasional, yaitu 1,7," sambungnya. Royan juga meminta Tim Koordinasi Pelaksanaan Pemerintah Digital untuk saling mendukung dalam memenuhi seluruh indikator penilaian. Sinergi ini diharapkan mampu membawa Pemkab Beltim mencapai target jangka panjang yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Belitung Timur.

Jaga Lingkungan Kerja, Seluruh Pegawai Diskominfo SP Beltim Ikut Aksi Bersih Sampah
18 Sep 2026
Jaga Lingkungan Kerja, Seluruh Pegawai Diskominfo SP Beltim Ikut Aksi Bersih Sampah

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Belitung Timur melibatkan seluruh pegawai dalam Aksi Bersih Sampah dengan membersihkan dan merapikan lingkungan kantor, termasuk halaman, saluran drainase serta ruas jalan protokol di depan kantor, Jumat (18/9/2026). Aksi tersebut dilaksanakan menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Belitung Timur (Beltim) tentang Pelaksanaan Aksi Bersih Sampah, yang mengacu pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, perihal Kolaborasi Kegiatan World Cleanup Day Indonesia Tahun 2026. Mengusung tema “Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Memerdekakan Sampah”, kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan yang menyatukan semangat Peringatan Hari Kemerdekaan RI, Hari Bebersih Sedunia dan Hari Sumpah Pemuda. Sejak pagi, seluruh pegawai dari berbagai bidang dan bagian bersama-sama membersihkan lingkungan kantor. Selain mengumpulkan sampah, mereka juga membersihkan daun-daun kering yang menumpuk di halaman, merapikan area sekitar kantor serta membersihkan saluran drainase dan ruas jalan di depan kantor. Kepala Diskominfo SP Beltim, Royan Agusriadie mengatakan aksi tersebut tidak hanya berfokus pada sampah, tetapi juga melihat kondisi lingkungan secara menyeluruh. “Kita tidak hanya melihat sampah yang berserakan, tetapi juga kondisi lingkungan secara keseluruhan. Musim kemarau membuat banyak daun kering menumpuk di halaman, sehingga bagian itu juga kita bersihkan, termasuk saluran drainase. Jadi, yang kita jaga bukan hanya kebersihan, tetapi juga kondisi lingkungan kantor agar tetap tertata,” kata Royan. Menurut Royan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian yang dimulai dari lingkungan terdekat. Menjaga kebersihan, kata Royan tidak harus menunggu adanya kegiatan khusus. “Membersihkan lingkungan bisa dilakukan siapa saja dan dimulai dari tempat yang paling dekat dengan kita. Karena itu, yang kita bangun melalui kegiatan ini bukan hanya lingkungan yang bersih, tetapi juga kesadaran bersama untuk ikut menjaga kebersihan setelahnya,” ujarnya. Keterlibatan seluruh pegawai dalam aksi tersebut menjadi bagian dari upaya Diskominfo SP Beltim membangun kepedulian terhadap kebersihan yang dimulai dari lingkungan kerja.

Sepanjang Agustus, Live Streaming Diskominfo SP Beltim Jangkau Publik Lebih Luas
03 Sep 2026
Sepanjang Agustus, Live Streaming Diskominfo SP Beltim Jangkau Publik Lebih Luas

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Keterbukaan informasi publik terus diperkuat Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Belitung Timur (Beltim) melalui penyebarluasan berbagai kegiatan secara langsung kepada masyarakat. Sepanjang Agustus 2026, Diskominfo SP Beltim menyiarkan sejumlah kegiatan melalui kanal digitalnya, sehingga informasi dapat diakses lebih luas, termasuk oleh masyarakat yang tidak hadir langsung di lokasi. Siaran langsung menjadi salah satu cara Diskominfo SP Beltim memperluas akses informasi. Masyarakat yang tidak dapat datang ke lokasi tetap bisa mengikuti kegiatan melalui kanal YouTube DISKOMINFO Beltim dan akun TikTok @diskominfo_beltim. Kepala Diskominfo SP Beltim, Royan Agusriadie mengatakan penyiaran secara langsung sengaja dilakukan untuk memberikan pilihan kepada masyarakat dalam memperoleh informasi dan menyaksikan kegiatan tanpa harus berada di lokasi. “Live streaming ini memang sengaja kami lakukan agar masyarakat yang tidak bisa hadir menyaksikan langsung tetap bisa melihat kegiatannya. Jadi, masyarakat tetap bisa mengikuti kegiatan tanpa harus datang langsung ke lokasi karena kondisi jarak dan waktu,” ujar Royan. Menurut Royan, pelaksanaan siaran langsung juga tidak lepas dari kerja para pegawai Diskominfo SP Beltim yang bertugas selama rangkaian kegiatan berlangsung. Ia menyampaikan apresiasi kepada pegawai, khususnya Bidang Aplikasi dan Informatika serta Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, yang tetap menjalankan tugas hingga malam hari. “Terima kasih kepada seluruh pegawai Diskominfo SP Beltim, khususnya Bidang Aplikasi dan Informatika serta Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, yang sudah semangat bertugas hingga tengah malam untuk menyukseskan live streaming selama bulan Agustus kemarin,” katanya. Sepanjang Agustus, siaran langsung mencakup berbagai kegiatan, mulai dari Gerak Jalan Tepat Waktu di Manggar pada 15 Agustus hingga rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Pada hari yang sama, Diskominfo SP Beltim menyiarkan Upacara Pengibaran Bendera dan Upacara Penurunan Bendera di Halaman Kantor Bupati Beltim, serta Resepsi HUT RI di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung. Penyebarluasan informasi juga mencakup kegiatan sosial dan budaya masyarakat. Pada 27 Agustus, Diskominfo SP Beltim menyiarkan Sembahyang Rebut Chit Nyet Pan, dilanjutkan Resepsi Chit Nyet Pan pada 28 Agustus di Kelenteng Kelapa Kampit. Puncaknya berlangsung pada 29 Agustus melalui siaran langsung Pawai Pembangunan di Manggar. Diskominfo SP Beltim menyiarkan jalannya pawai sejak pagi hingga sore melalui kanal digitalnya. Melalui pemanfaatan kanal digital, Diskominfo SP Beltim terus memperluas jangkauan penyampaian informasi publik. Siaran langsung menjadi salah satu langkah untuk memastikan berbagai kegiatan di Kabupaten Belitung Timur dapat diketahui dan diikuti masyarakat secara lebih luas.