Manggar, Diskominfo SP Beltim - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 Tahun 2024 merupakan momentum kebangkitan daerah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadin) Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Bayu Priyambodo, sesaat setelah pelaksanaan Apel Bulanan Korpri sekaligus peringatan Harkitnas tahun 2024 di Kab. Beltim di Halaman Kantor Bupati, Selasa (21/5/24).
“Sebagai leading sector penyelenggaraan upacara hari ini, Allhamdulilah berjalan dengan lancar tadi Pak Bupati juga menyampaikan bahwa momentum Harkitnas merupakan kebangkitan daerah ini,” ucap Bayu.
Hal ini berkaitan prestasi yang didapat oleh Kabupaten Beltim untuk kali kelimanya mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Babel, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur Tahun 2023.
“Kita semua berharap semua urusan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur bisa lebih melayani masyarakat, sehingga mewujudkan Pemerintah Kabupaten yang bangkit dan berdaya,”ungkap Bayu melanjutkan.
Kadin mengajak semua rekan ASN dapat bangkit dan meningkatkan kinerja agar lebih baik lagi.
“Kami berharap teman-teman ASN di lingkungan Kabupaten Belitung Timur dapat meningkatkan kinerja dari yang biasa menjadi luar biasa, yang sudah luar biasa menjadi istimewa,” pungkasnya. (Wr)
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Belitung Timur menggelar Sosialisasi Kebijakan Satu Data Indonesia (SDI). Diskominfo Beltim selaku Wali Data menargetkan sebelum Pemilihan Kepala Daerah, 27 November 2024 mendatang seluruh data rampung.
Pada kegiatan yang dimulai, Senin (22/4/24), lalu itu seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku produsen data di Kabupaten Beltim diajarkan tata cara input data ke Portal SDI. Diharapkan setelah mengikuti sosialisasi produsen data dapat melakukan pembaharuan data secara terus menerus.
“SDI itu mudah diucapkan namun susah untuk diimplementasikan. Mengingat seluruh aktor-aktor penyelenggara SDI, antara lain: produsen data, sekretariat data, walidata dan pembina data harus berkolaborasi,” kata Kepala Diskominfo SP Beltim, Bayu Priyambodo saat menutup Kegiatan Sosialisasi di Ruang Rapat Diskominfo SP Beltim.
Saat ini jumlah data yang terkumpul dari produsen data masih minim. Padahal ketersediaan data itu penting untuk menunjang pembangunan dan sebagai dasar untuk penyusunan perencanaan dan pengambilan kebijakan.
“Selama ini data itu masih tersimpan di masing-masing OPD, namun begitu kita gelar alhadulillah data mulaui masuk. Hingga saat ini data sudah terintegrasi dalam satu portal, dan yang masuk ke portal telah mencapai lebih kurang 230-an tabel data” ungkap Bayu.
Bayu yang didampingi Kabid KIPS, Bustari menegaskan meski sudah memperoleh peningkatan jumlah data, namun Pembaharuan atau updating data merupakan keniscayaan. Apalagi sekarang ini Pemerintah Daerah dan Pusat sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).
Sumber data yang ada di portal SDI pusat dapat dipergunakan dan menjadi dasar untuk menyusun dokumen RPJP maupun RPJM. Sehingga pembangunan di daerah dan pusat akan selaras.
“Harus di-update. OPD mana yang datanya masih bolong kita dampingi, kendalanya apa saja. Pokoknya sebelum Pilkada usai semua data sudah siap, agar nantinya Bupati dan Wakil Bupati terpilih dapat meramu kegiatan dan kebijakan untuk pembangunan di Kabupaten Beltim,” ujar Bayu. @2!
Manggar, Diskominfo SP Beltim - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kebijakan SDI dan Statistik Sektoral serta Pembinaan Tata Cara Input Data pada Portal SDI Belitung Timur di Ruang Pertemuan Diskominfo SP Beltim, pada Senin (22/04/2024).
Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Diskominfo SP Bayu Priyambodo, serta dihadiri Perwakilan dari Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur .
Masbay panggilan akrab Kepala Diskominfo SP Beltim mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mensinergikan serta mengkolaborasikan kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) dan Statistik Sektoral di tataran perangkat daerah selaku produsen data. Setidaknya ada 5 (lima) Surat Edaran Bupati yang perlu disosialisasikan berupa pedoman serta petunjuk teknis dalam pengelolaan kebijakan SDI dan Statistik Sektoral.
"Hari ini sengaja Diskominfo SP selaku Walidata mengundang perwakilan perangkat daerah sebagai agen produsen data, untuk mendapatkan sosialisasi terkait SDI dan Statistik Sektoral serta bimbingan dalam penginputan data pada Portal SDI Belitung Timur", ungkapnya.
Kemudian ia menambahkan, SDI merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah yang bertujuan untuk menciptakan data berkualitas, mudah diakses, dan dapat dibagipakaikan antar-instansi pusat serta daerah. Beragam jenis data baik statistik, spasial, maupun sektoral di seluruh strata pemerintah itu akan bermuara di portal SDI.
Selain itu ia menerangkan, kebijakan yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) serta dapat mengakselerasi program pembangunan di Kabupaten Belitung Timur. Pada tahun 2023 lalu dalam proses penilaian awal, Beltim berada pada posisi level 2 dengan kategori cukup. Sehingga posisi tersebut akan terus ditingkatkan, agar berada di level yang lebih tinggi yakni dengan kategori baik hingga memuaskan.
"Harapannya dengan adanya kegiatan ini maka akan berpengaruh positif terhadap peningkatan nilai IPS kita, dan masuk ke dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) pada penyusunan RPJMD periode berikutnya. Hal ini juga diharapkan semakin mempercepat program pembangunan di Kabupaten Belitung Timur, melalui ketersediaan data yang cepat dan akurat di dalam dokumen perencanaan daerah ", ucap Masbay.
Ditemui terpisah, Kepala Bidang Keamanan Informasi, Persandian dan Statistik Diskominfo SP Beltim Bustari mengatakan kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari mendatang.
"Acara ini kita adakan selama 5 (lima) hari ke depan, hari ini kita undang 7 (tujuh) perangkat daerah dan kemudian hari-hari berikutnya dilanjutkan dengan perangkat daerah lainnya. Total ada 34 (tiga puluh empat) perangkat daerah termasuk BPS Beltim", beber Bustari.
Lalu ia menyampaikan, bahwa pihaknya akan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan SDI di tingkat perangkat daerah agar berjalan optimal.
"Setelah ini kita akan terus evaluasi di tingkat OPD, dan harapannya Pengelolaan SDI Belitung Timur dapat berjalan dengan optimal ke depan", pungkasnya.
Hari Kedua Kegiatan, Sebanyak 181 Datasheet Berhasil di Input
Memasuki hari kedua kegiatan berlangsung di hari Selasa (23/04/2024), sebanyak 14 (empat belas) perangkat daerah termasuk BPS Beltim telah melakukan penginputan 181 (seratus delapan puluh satu) datasheet berdasarkan urusan kewenangannya masing-masing di Portal SDI Belitung Timur.
Statistisi Ahli Muda pada Diskominfo SP Beltim Irsyadinnas mengatakan, data yang diinput tersebut diklasifikasikan kedalam data statistik dasar hingga sektoral. Jumlah datasheet ini akan terus bertambah, seiring dengan proses input dari perangkat daerah lainnya yang akan mengikuti kegiatan di hari-hari berikutnya.
"Alhamdulillah pada hari kedua ini, di Portal SDI Beltim sudah terinput sebanyak 181 (seratus delapan puluh satu) datasheet dari 14 (empat belas) perangkat daerah termasuk BPS. Jumlah ini akan terus bertambah, mengingat masih ada 20 (dua puluh) perangkat daerah yang akan mengikuti kegiatan di sisa jadwal yang ada", kata Irsyad.
Irsyad menambahkan, bahwa data-data tersebut bisa diakses secara terbuka oleh publik, sehingga dapat dibagipakaikan oleh instansi pusat dan daerah, hingga masyarakat secara umum.
"Publik baik instansi atau perorangan dapat mengakses data pada Portal SDI Belitung Timur melalui https://data.beltim.go.id, dan dijamin data yang dihasilkan telah memenuhi prinsip SDI Interoperabilitas Data", terangnya. (4_bA)
Manggar, Diskominfo SP Beltim - Memasuki akhir triwulan I, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur menggelar rapat kerja evaluasi dan koordinasi pelaksanaan kegiatan Triwulan I dan II Tahun 2024, di Ruang Rapat Diskominfo SP, (01/04/2024).
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Kepala Diskominfo SP Bayu Priyambodo, serta dihadiri Sekretaris Dinas, Kepala Bagian, Pejabat Fungsional Ahli Muda, dan staf terkait di lingkungan Diskominfo SP Beltim.
Dalam sambutanya Kepala Diskominfo SP menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui perkembangan realisasi program dan kegiatan, serta pertanggungjawaban keuangan yang telah dicapai dalam triwulan kesatu ini. Selain itu, tidak kalah penting juga adalah dalam rangka membahas rencana kegiatan yang akan diselenggarakan di triwulan kedua nanti.
"Kita hadir bersama untuk bersilaturahmi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah ataupun yang sedang berjalan di triwulan kesatu ini, dan penting pula bagi kita melakukan persiapan pemenuhan target kinerja pada triwulan berikutnya", ucap Bayu.
Ia mengatakan bahwa berdasarkan data dari sekretariat, realisasi anggaran per 1 April 2024 berada pada angka 11 persen. Sehingga bisa dimaksimalkan capaian realisasi pada triwulan selanjutnya.
Lebih lanjut ia meminta kepada seluruh jajaran di Diskominfo SP untuk terus meningkatkan kinerja, seiring dengan penerimaan hak yang didapatkan oleh masing-masing pegawai.
"Sudah selayaknya kita selaku pegawai dan abdi masyarakat, agar senantiasa menjalankan tugas serta kewajiban dengan sebaik-baiknya sebagai komitmen kerja atas kompensasi penghasilan yang sudah kita terima", imbuhnya.
Menuju akhir bulan ramadhan, Masbay sapaan akrab Kadiskominfo SP juga mengingatkan pelaksanaan kewajiban zakat fitrah serta infak dan shadaqah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.
"Di bulan yang baik dan barokah ini saya mengingatkan kita semua untuk membayar kewajiban zakat fitrah, dan mari sisihkan infak dan shodaqoh untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga ramadhan ini, menjadi ladang pahala dan memberikan keberkahan bagi semua", harap Kepala Diskominfo SP Beltim kepada seluruh pegawainya. (4_bA)
Manggar, Diskominfo SP Beltim - Menjabat sebagai MKP PLN Icon Plus Wilayah Babel yang baru, Henry Krisyanto Parulian beserta jajaran melakukan audiensi ke Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur, pada Selasa (26/03/2024).
Henry menyampaikan, pertemuannya dengan Kadiskominfo SP Beltim adalah dalam rangka perkenalan diri serta untuk mendapatkan masukan terkait persoalan dan kendala yang perlu ditindaklanjuti ke depan.
"Sebagai orang baru, kami ingin sowan ke Kadiskominfo SP Beltim sekaligus ingin mendengar pekerjaan rumah yang perlu kita selesaikan bersama di masa-masa mendatang", ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, secara prinsip kehadiran PLN Icon Plus diharapkan dapat memberikan manfaat secara luas kepada masyarakat, dan mendukung perekonomian di daerah.
"Semoga keberadaan kita (PLN Icon Plus, red) semakin mempercepat proses transformasi digital menuju 'smart city' di Belitung Timur, serta berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat", ucap Henry yang baru menjabat MKP PLN Icon Plus Babel sejak 1 Maret 2024 lalu.
Sementara itu Kadiskominfo SP Beltim, Bayu Priyambodo menyambut baik atas kunjungan MKP PLN Icon Plus Wilayah Babel yang baru bersama jajarannya. Ia menyampaikan pertemuan yang dilakukan, membicarakan tentang komitmen bersama untuk peningkatan kolaborasi transformasi digital.
"Kami menyambut baik kehadiran Bapak Henry dan kawan-kawan dari PLN Icon Plus Wilayah Babel. Ini menjadi langkah positif bagi kita semua, untuk berkolaborasi dalam peningkatan dan perluasan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Belitung Timur", ungkap Masbay sapaan akrab Kadiskominfo SP Beltim.
Ia berharap dengan adanya kolaborasi yang baik akan lebih mengakselerasi terwujudnya Beltim 'Smart City', dan persoalan terhadap 'blank spot' dapat segera dituntaskan.
"Semua terus dilakukan dan kita upayakan yang terbaik, untuk masyarakat Belitung Timur", pungkas Masbay.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Kadiskominfo SP Beltim itu, turut dihadiri oleh Kepala Bidang Aptika Caesar Friadi Melawiandri. (4_bA)
Manggar, Diskominfo SP Beltim - Selama bulan puasa Ramadhan 1445 hijriah, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur menayangkan kembali dakwah digital yang sarat nilai-nilai islami dengan tajuk 'Tadabbur Ilmu'.
Kepala Diskominfo SP Bayu Priyambodo mengatakan bahwa tayangan tersebut dapat disaksikan setiap hari selama bulan suci ramadhan, pada pukul 17.45 wib melalui kanal YouTube DISKOMINFO Beltim. Hal itu disampaikannya saat dihubungi via telepon, pada Jum'at pagi (15/03/2024).
"Kita hadirkan tayangan dakwah digital ramadhan ini untuk menemani umat muslim di Belitung Timur menunggu waktu berbuka puasa", ucapnya disela-sela kesibukannya mengawal penuntasan masalah 'blank spot' Beltim ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kemenkominfo RI di Jakarta.
Ia menerangkan, konsep yang digunakan adalah penyampaian tausiyah oleh para ustadz dengan melihat fenomena pergaulan serta persoalan keseharian yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat.
"Semoga acara ini dapat digemari masyarakat, dan menjadi sarana peningkatan keimanan serta penguatan kajian hikmah puasa ramadhan bagi kita semua", harap Masbay sapaan akrab Kepala Diskominfo SP Beltim.
Lebih lanjut Masbay juga mengajak, "mari bersama kita manfaatkan momentum bulan penuh berkah ini untuk khusyuk beribadah, serta melakukan kegiatan-kegiatan positif lainnya dalam rangka meningkatkan keimanan dan taqwa kita kepada Allah SWT".
Disisi lain Wara Cempaka Syarif selaku 'Person In Charge' (PIC) program tayangan 'Tadabbur Ilmu' mengungkapkan tempat syuting dilakukan diberbagai tempat, mulai dari sekolah, tempat ibadah, dan pantai yang ada di Belitung Timur. Selain itu para pemeran yang ditampilkan merupakan siswa sekolah dan pegawai di lingkungan Diskominfo SP sendiri.
"Alhamdulillah, selama poses syuting kemarin berjalan lancar hingga dapat disaksikan oleh masyarakat Belitung Timur pada bulan Ramadhan tahun ini", ujar Wara.
Senada dengan Masbay, Wara berharap masyarakat dapat menikmati dan mengambil nilai-nilai pembelajaran serta pesan positif yang disuguhkan dalam tayangan tersebut. Lalu ia menekankan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas tayangan ramadhan di tahun-tahun mendatang.
Sebagai penanggung jawab program acara, ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para telent dan kru yang sudah melakukan hal terbaik untuk suksesnya program ini.
"Para talent bukan aktor, dan para kru juga bukan pekerja film profesional, namun semua telah mengupayakan dirinya untuk bekerja maksimal. Semoga program 'Tadabbur Ilmu' ini menjadi berkah untuk semua talent dan kru yang terlibat", pungkasnya. (4_bA)
Manggar, Diskominfo SP Beltim - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur Bayu Priyambodo menyambut baik kehadiran Tim dari Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam rangka membina tata kelola informasi geospasial daerah. Hal itu ia ungkapkan saat membuka Rapat Koordinasi Pendahuluan Persiapan Penyelenggaraan Jaringan Informasi Geospasial Daerah (JIGD) di Kabupaten Belitung Timur, pada Rabu pagi (06/03/2024).
Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Diskominfo SP tersebut, Bayu menyampaikan rasa bangganya atas keterpilihan Beltim oleh Badan Informasi Geospasial dari sekian banyak pemerintah daerah yang meminta pendampingan.
"Kami berbangga sekali, karena telah terpilih untuk mendapatkan pendampingan dalam tata kelola informasi geospasial daerah dari Badan Informasi Geospasial", ucapnya.
Kemudian ia mengatakan, Jaringan Informasi Geospasial Daerah merupakan salah satu tugas 'mandatory' dari pemerintah pusat untuk mendukung Jaringan Informasi Geospasial Nasional dalam kerangka kerja Satu Data Indonesia (SDI).
Mantan Kepala Bappelitbangda Beltim itu juga menekankan mengenai pentingnya keberadaan data sebagai penunjang proses pengambilan kebijakan, utamanya dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Sementara itu, Aris Haryanto selaku Ketua Tim dari Badan Informasi Geospasial menerangkan tujuan kedatangan mereka ke Beltim terkait koordinasi kegiatan pengembangan simpul jaringan informasi geospasial daerah.
"Tahun ini Belitung Timur menjadi salah satu area prioritas pengembangan simpul jaringan dari Badan Informasi Geospasial, dan kehadiran kami hari ini merupakan kegiatan koordinasi awal serta akan dilakukan langkah-langkah lanjutan ke depan", ujar Aris.
Lebih lanjut ia menyampaikan, kegiatan pengembangan simpul jaringan daerah bukan semata-mata hanya menjadi tugas Diskominfo SP, namun menjadi tanggungjawab semua perangkat daerah dalam penyediaan dan pengelolaan data informasi geospasial daerah.
Mengenai keterkaitan dengan program SDI, Aris menjelaskan bahwa kerangka besar Satu Data Indonesia yang berhubungan secara 'inline' atau sejalan dengan kegiatan pengembangan simpul jaringan yang dikerjakan oleh Badan Informasi Geospasial.
"Melihat potensi yang ada, harapan kami kepada kawan-kawan di Belitung Timur bisa berperan sebagai lokomotif serta menjadi 'trigger' dalam memotivasi wilayah lainnya terhadap percepatan pengembangan simpul jaringan informasi geospasial di daerah", pungkas ASN yang bertugas di Pusat Standarisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial, Badan Informasi Geospasial tersebut.
Ditemui terpisah, Kepala Bidang Kemananan Informasi, Persandian dan Statistik Diskominfo SP Beltim Bustari menjelaskan bahwa sesuai Perbup Nomor 41 Tahun 2022 tentang SDI Belitung Timur mengamanatkan pengelolaan data geospasial, selain data statistik dan data keuangan.
Bustari menambahkan pihaknya bersama Badan Informasi Geospasial sudah mengagendakan beberapa rangkaian kegiatan lanjutan, dan terdekat adalah pelaksanaan bimbingan teknis kepada seluruh perangkat daerah.
Turut hadir dalam acara Kepala Bidang Aptika Diskominfo SP serta Perwakilan BPS, Bappelitbangda dan Dinas PUPR Beltim. (4_bA)
Manggar, Diskominfo.SP Beltim - "Menghargai kelebihan teman dan rekan kerja kita, hendaknya dijadikan sebagai energi positif dalam membangun kerja sama tim menuju pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan", ucap Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo.SP) Kabupaten Belitung Timur Bayu Priyambodo saat memimpin Apel Pagi Pegawai, pada Senin (26/02/2024).
Bertempat di halaman Kantor Diskominfo.SP, Bayu menjelaskan pentingnya melihat sisi kelebihan seseorang dibandingkan dengan kelemahan yang dimiliki untuk memaksimalkan peran dari setiap pegawai dalam menjalankan tupoksinya masing-masing.
"Setiap orang atau pegawai pasti memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing, namun ketika kelebihan itu dapat diberdayakan dengan baik maka akan menjadi daya pegas untuk membuat lompatan tinggi terhadap peningkatan kinerja organisasi", sambungnya.
Untuk itu ia berharap, semua pegawai dapat memainkan kiprah dan perannya secara maksimal sesuai tupoksi yang diberikan.
"Mari kita jaga harmonisasi di lingkungan kerja, dan berikan kontribusi terbaik untuk membangun Belitung Timur yang kita cintai bersama", imbuh Pria lulusan Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro Semarang tersebut. (4_bA)
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Daerah Belitung Timur melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Belitung Timur (DiskominfoSP Beltim) bersama Badan Pusat Statistik BelitungTimur (BPS Beltim) perlu menyiapkan sumber daya yang memadai untuk mendukung penyelenggaraan statistik sektoral di tiap-tiap OPD. Hal ini disampaikan oleh Kepala Diskominfo SP Bayu Priyambodo saat menjadi narasumber pada kegiatan Kick Off Pembinaan Statistik Sektoral dan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Publikasi Belitung Timur Dalam Angka 2024 di Guest Hotel Manggar, Selasa (20/2/24).
Kadiskominfo SP menjelaskan, salah satu yang menjadi kegiatan untuk menunjang hal tersebut adalah dengan melakukan peningkatan kemampuan sumber daya manusia pada penyelenggaraan statistik sektoral.
“DiskominfoSP Beltim tidak hanya menjadi penyelenggara statistik sektoral, tetapi juga sebagai walidata yang membantu BPS dalam memberikan pembinaan kepada OPD selaku produsen data, agar mampu mengoptimalkan perannya dalam konteks produksi data sesuai dengan kewenangan urusan desentralisasinya.” terang Bayu.
Sebagai wujud inovasi penyelenggaraan statistik sektoral, Diskominfo SP mendorong pemanfaatan data dalam bentuk publikasi yaitu Aplikasi Mentudong Beltim.
“Aplikasi Mentudong Beltim ini didasarkan pada prinsip penyelenggaraan Satu Data Indonesia. Bahwa Data harus memenuhi prinsip yaitu memiliki standar data, kode referensi, interoperabilitas, dan metadata, yang artinya bahwa data harus mudah dicari, mudah dikelola, mudah ditemukan, dan mudah dibagipakaikan,” sambungnya.
Terakhir Bayu mejelaskan bahwa Mentudong Beltim yang memanfaatkan teknologi terkini (Internet dan Smartphone), bisa diakses dimana saja dan kapan saja, serta mudah disebarluaskan dan dibagipakaikan. (Wr)