Manggar, Diskotikdansa Beltim - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melalui Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Sekretaris Dinas (Sekdin) secara resmi membuka Bimtek ini di Ruang Rapat Diskotikdansa, Rabu (20/12/2023).
Bimtek yang dilaksanakan dua hari ini menghadirkan narasumber dari Digitama Consulting, Fiftin Noviyanto. Hari pertama berfokus kepada muatan di domain manajemen SPBE dan domain tata kelola SPBE. Sedangkan hari kedua, berfokus pada penguatan inovasi layanan dan Sumber Daya Manusia (SDM) SPBE.
"SPBE sudah masuk ke dalam indikator kinerja utama (IKU) daerah, otomatis bagaimana kita mempersiapkan supaya indeks SPBE kita pada waktu evaluasi di tahun depan itu akan jauh lebih baik paling tidak sesuai dengan target yang sudah di tetapkan," ungkap Kepala Bidang Aptika Caesar Friadi Melawiandri.
Ia berharap seluruh SDM SPBE di seluruh Perangkat Daerah memiliki pemahaman yang sama agar tujuan penerapan SPBE tercapai.
"Harapannya memiliki pemahaman yang sama terkait dengan SPBE, mau berkolaborasi dan bekerja sama untuk menciptakan dan menerapkan SPBE sekaligus juga pada saat evaluasi nanti bisa memberikan data dukung yang cocok atau sesuai dengan yang diminta pada waktu evaluasi," pungkasnya. (Al)
Manggar, Diskotikdansa Beltim - Dalam rangka pembentukan dan pengembangan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskotikdansa) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar sosialisasi kepada beberapa Perangkat Daerah terkait dan Pemerintah Desa se-Kabupaten Beltim yang berlangsung di Ruang Satu Hati Bangun Negeri (R.SHBN), Selasa (19/12/2023).
Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Kepala Diskotikdansa Kabupaten Beltim Bayu Priyambodo, yang diisi oleh narasumber yakni Kepala Bidang Aptika Diskotikdansa Caesar Friadi Melawiandri dan Pranata Humas Ahli Muda Atma Purba.
"KIM ini yang akan membantu Bapak/Ibu dalam menjalankan urusan komunikasi dan informatika di tingkat Desa dan mengisi website Desa agar nanti kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa dapat terpublikasi dengan baik di website dan di share ke masyarakat luas," ungkap Bayu.
Dikatakan Bayu, hal ini juga dapat memudahkan Kementerian dalam mengecek keaktifan kegiatan di Desa. Selain itu, KIM juga akan dibekali dengan aplikasi yg bernama Begalor (Berita Elektronik Langsung dari Kelompok Masyarakat).
"Semua itu nanti akan terintegrasi ke dalam website beltim.go.id dan nantinya informasi atau kegiatan-kegiatan kita bisa terpublikasi dengan baik," pungkasnya.
Terakhir, Bayu berharap sosialisasi ini tidak jadi yang pertama dan terakhir tetapi akan ada pembinaan selanjutnya ke Desa.
"Teman-teman KIM nanti akan kita dorong untuk di SK kan oleh Kades nya masing-masing dan akan kami bina bagaimana untuk operasionalnya. Jadi Bapak/Ibu adalah agen penyebarluasan informasi publik baik dari kami maupun dari Bapak/Ibu kepada website kami," tutupnya.
Salah satu peserta sosialisasi dari Desa Kurnia Jaya, Idham mengaku sangat senang mengikuti sosialisasi ini.
"Sosialisasi ini tentunya sangat bermanfaat untuk kami sebagai perangkat desa dalam pengembangan informasi berbasis digital," ujar Idham.
"Kegiatan seperti ini perlu dilakukan kembali mengingat pasti adanya pengembangan di website dan perlunya peningkatan kepada setiap kelompok masyarakat untuk peka terhadap komunikasi," tutupnya. (Al)
Manggar, Diskotikdansa Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskotikdansa) Kabupaten Beltim melakukan inovasi pelayanan publik. Inovasi publikasi data dan statistik daerah ini dalam bentuk aplikasi berbasis android (mobile-based application) yaitu Mentudong Beltim, yang di launching resmi oleh Bupati Beltim Burhanudin di Gedung Auditorium Zahari Mz, Manggar, Senin (18/12).
Prosesi peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol pada Layar IPAD, yang dibawa langsung oleh Kepala diskominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Beltim Bayu Priyambodo. Setelah penekanan tombol pada layar Ipad, selanjutnya Bupati Beltim bersama tamu undangan menyaksikan Video Aplikasi Mentudong Beltim secara bersama-sama.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Beltim Dr. Rita Susanti sebagai keynote speech beserta jajaran, Kapolres Beltim AKBP Arif Kurniatan dan jajaran forkopimda, Pj Sekda Beltim Sayono, Asisten Pemkab Beltim, Kepala Diskotikdansa Kabupaten Beltim Bayu Priyambodo dan pimpinan perangkat daerah, Kepala BPS Beltim Azhar serta dari kecamatan dan desa se Beltim.
Dalam sambutannya, Bupati Beltim Burhanudin menyampaikan apresiasi kepada pihak Diskotikdansa Kabupaten Beltim serta seluruh tim yang telah bekerja keras dalam pengembangan aplikasi ini. Aplikasi ini sangat bermanfaat bagi kemajuan pembangunan Beltim serta mempermudah dalam mencari data untuk kebutuhan penyusunan perencanaan, evaluasi dan pelaporan.
“Saya apresiasi pihak Diskotikdansa Kabupaten Beltim yang berdedikasi, semangat, dan kerja keras atas inovasi aplikasi “Mentudong Beltim”. Tentunya kita tidak hanya menyaksikan peluncuran sebuah aplikasi, tetapi juga merayakan langkah besar dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Beltim yang bangkit dan berdaya,” kata Burhanudin yang akrab disapa Aan.
Bupati Aan menyampaikan salah satu misi Kabupaten Beltim yakni membenahi manajemen penyelenggaraan ketatapemerintahan Pemkab Beltim agar berjalan sesuai dengan asas umum penyelenggaraan pemerintahan yang baik, serta sesuai dengan amanat UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
“Aplikasi Mentudong Beltim menjadi bukti nyata komitmen kita untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik dan mendukung pembangunan daerah kita,” ujar Aan.
Di era digitalisasi yang semakin cepat, tambah Aan, aplikasi Mentudong Beltim menjadi langkah inovatif dalam menerapkan teknologi informasi untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas informasi pembangunan di Beltim agar tercipta transparansi dan akuntabilitas pemerintah, serta mengurangi praktik korupsi.
“Semoga aplikasi ini memberikan kemudahan akses informasi mengenai publikasi statistik dasar dan sektoral, berita resmi statitistik dasar dan sektoral, dan tabulasi statistik dasar di Kabupaten Beltim,” kata Aan.
Ia juga berharap aplikasi Mentudong Beltim, dapat membuka pintu partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam setiap langkah pembangunan. Tidak hanya sekedar aplikasi, melainkan merupakan pintu gerbang bagi kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Apresiasi yang sama disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Beltim Dr. Rita Susanti yang menyampaikan bahwa launching aplikasi ini merupakan moment yang tepat untuk membangun sinergi, kolaborasi dan koordinasi untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir dan terpadu.
“Saya mengapresiasi kepala Diskotikdansa Kabupaten Beltim yang telah bekerja keras dalam pengembangan aplikasi ini. Launching ini merupakan momentum yang tepat bagi kita semua, agar rencana pembangunan jangka panjang Belitung Timur ini bisa didukung oleh data statistik yang akurat melalui aplikasi Mentudong Beltim,” ungkap Dr. Rita Susanti.
Sebagai keynote speech, Dr. Rita Susanti menekankan ada 2 poin penting dalam agenda ini. Pertama, berkenaan dengan amanat Undang-Undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
“Undang-Undang ini mengamanatkan agar badan publik yang salah satunya pemerintah daerah diwajibkan untuk menyediakan informasi kepada publik. Informasi publik itu ya salah satunya adalah data dan statistik capaian kinerja pembangunan daerah sebagaimana disajikan sebagai konten pada aplikasi Mentudong Beltim ini,” ungkap Dr. Rita
Menurutnya, pemerintah daerah sebagai penyelenggara pelayanan publik harus terus mendorong masyarakat untuk secara terbuka mengakses informasi publik melalui berbagai kanal yang ada.
“Mewujudkan pemerintah dengan keterbukaan informasi publik akan semakin mendorong terjadinya sinergi yang lebih aktif antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini menjadi peluang bagi masyarakat kita untuk meningkatkan peran serta dalam penyelenggaraan negara,” jelas Dr. Rita.
Lalu, point yang kedua, Dr. Rita menilai aplikasi Mentudong Beltim yang diinisiasi oleh Diskotikdansa ini memiliki peran strategis sebagai salah satu kanal untuk memenuhi kebutuhan data dan statistik bagi penyelenggaraan pembangunan.
“Saya menilai ini berkenaan dengan kebutuhan data dan statistik bagi pembangunan daerah, sesuai amanat UU No 16 Tahun 1997 tentang Statistik, dan UU No 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), bahwa perencanaan pembangunan memerlukan data dan statistik yang akurat,” kata Dr. Rita.
Terkait perkembangan teknologi informasi yang dikenal sebagai era revolusi industri 4.0 akibat munculnya disrupsi teknologi, Kajari Beltim menjelaskan bahwa tuntutan informasi publik pada poin pertama, dan kebutuhan akan data pada poin kedua diatas tentunya semakin meningkat.
“Kita saat ini dihadapkan pada perkembangan teknologi informasi. Untuk itu, pemda perlu terus beradaptasi dan berinovasi dengan kultur komunikasi masyarakat modern yang dimediasi melalui internet. Ini artinya penting bagi kita sebagai penyelenggara negara untuk menyediakan kebutuhan akses informasi kepada publik,” papar Kajari Beltim Dr.Rita Susanti.
Sementara itu, Kepala Diskotikdansa Kabupaten Beltim Bayu Priyambodo mengatakan peresmian aplikasi ini dilatarbelakangi oleh kesadaran Pemerintah Daerah akan pentingnya melakukan inovasi pelayanan publik.
“Kegiatan ini juga merupakan tindaklanjut amanat Surat Edaran Bupati Beltim tanggal 4 Desember 2023, tentang Inovasi Daerah, yang mewajibkan setiap perangkat daerah, kecamatan, desa/kelurahan membuat 1 (satu) inovasi 1 (satu) unit kerja dalam rangka peningkatan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD),” kata Bayu Priyambodo.
Untuk itu, Pemkab Beltim melalui Diskotikdansa menyelenggarakan inovasi publikasi data dan statistik daerah yang bersumber dari BPS dan OPD di lingkungan Pemkab Beltim dalam bentuk aplikasi berbasis android (mobile-based application) yaitu Mentudong Beltim.
“Tujuan agenda launching Mentudong Beltim ini adalah untuk memperkenalkan aplikasi Mentudong Beltim kepada seluruh pihak yang berkepentingan terhadap pembangunan Beltim, baik itu institusi pemerintahan mulai dari tingkat nasional, provinsi sampai ke kabupaten/kota dan desa, maupun pihak perbankan dan juga masyarakat secara luas, sehingga dapat semakin mendekatkan dan memudahkan setiap stakeholder dalam mengakses data dan statistik yang diproduksi oleh BPS dan OPD di Lingkungan Kabupaten Beltim,” jelas Bayu Priyambodo.
Perlu diketahui, setelah di launching aplikasi Mentudong Beltim ini, masyarakat sudah bisa mengunduh melalui Google Playstore pada Smartphone Android. Adapun sumber data dan informasi sebagai konten pada aplikasi Mentudong Beltim adalah publikasi statistik dasar yang diproduksi melalui kegiatan statistik sektoral. Publikasi Statistik Dasar diperoleh melalui web API (application programming interface) yang disediakan BPS melalui portal webapi.bps.go.id. Sedangkan Publikasi Statistik Sektoral diperoleh melalui API sistem statistik sektoral terintegrasi yang tersedia di server Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Belitung Timur. Kedua jenis API tersebut terhubung secara langsung ke aplikasi Mentudong Beltim.(ver)
Manggar, Diskotikdansa Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) utamanya, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian meraih Penghargaan Tertinggi pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2023 di Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Rabu (20/12/23) Pagi. PPID Pemkab Beltim meraih peringkat Pertama.
Penghargaan dari Komisi Informasi (KI) Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini untuk Kategori Badan Publik tingkat Kabupaten/Kota dengan kualifikasi sebagai Badan Publik Informatif. Kategori Informatif ini merupakan kualifikasi tertinggi dalam Anugerah KIP.
Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Babel Naziarto kepada Bupati Beltim Burhanudin. Ini merupakan penghargaan yang kedua yang diterima oleh Pemkab Beltim sejak tahun 2022.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Babel Ita Rosita menyatakan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2023 diselenggarakan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang telah melalui beberapa tahapan selama 6 bulan ke belakang. Mulai dari pengisian kuesioner (self assesment questioner) oleh badan publik, pengembalian kuesioner, verfikasi data, visitasi verifikasi lapangan, presentasi/uji publik, penilaian dan penetapan predikat badan publik.
“Yang terakhir adalah pengumuman dan penganugerahan. Hal ini semua dilaksanakan dengan menggunakan standard penilaian Komisi Informasi Pusat,” ungkap Ita.
Ditekankan Ita, tujuan diadakannya penganugerahan ini bukan untuk berkompetisi, melainkan untuk melakukan pengawasan terhadap kepatuhan badan publik dalam menjalankan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
“Kita ingin melihat komitmen badan publik dalam penyelenggaraan keterbukaan informasi publik. PPID adalah pintu keterbukaan informasi publik mengumpulkan informasi yang menjadi tolok ukur kemajuan daerah,” kata Ita.
Selain Pemkab Beltim, Tiga Penghargaan dari total 4 Penghargaan Kategori Badan Publik Pemerintah Desa juga diborong oleh Desa di Kabupaten Beltim. Desa Simpang Tiga Kecamatan Simpang Renggiang, Desa Selinsing Kecamatan Gantung dan Desa Baru Kecamatan Manggar memperoleh Predikat Menuju Informatif.
Wujud Komitmen Pelayanan Keterbukaan Informasi Publik
Bupati Beltim Burhanudin menyatakan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima. Tahun 2023 ini Pemkab Beltim berhasil meraih Penghargaan dengan Predikat Informatif.
“Sejumlah capaian yang telah kita terima, termasuk hari ini hendaknya menjadi pendorong dan penyemangat bagi kita untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Belitung Timur,” kata Aan sapaan Burhanudin.
Penghargaan yang diterima menurut Aan, merupakan perwujudan dari komitmen dan implementasi keterbukaan informasi. Hal itu sebagai bagian dalam penerapan penyelenggaraan ketata pemerintahan yang sesuai dengan asas umum pemerintahan yang baik di Pemkab Beltim.
“Insyallah semoga dapat kita pertahankan dan terus akan kita jalankan secara kolaboratif dan berkelanjutan," ujar Aan.
Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Beltim selaku PPID Utama, Bayu Priyambodo yang turut mendampingi Bupati Beltim menyambut gembira hasil positif di penghujung tahun 2023 ini.
“Alhamdulillah ini prestasi tertinggi yang diperoleh. Keberhasilan ini merupakan hasil tim kolaborasi antar bidang di Diskominfo Beltim, mulai dari petugas layanan PPID sampai dengan tim pembinaan yang turun ke desa,” ucap Bayu.
Keberhasilan tersebut, kata Bayu merupakan komitmen semua pihak dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Beltim. Penghargaan ini tidak terlepas dari pelayanan perangkat PPID beserta seluruh petugas layanan informasi di lingkungan Pemkab Beltim.
“Memang masih banyak yang harus kami perbaiki di masa yang akan datang, sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik di Kabupaten Beltim,” kata Bayu. Sony & @2!
Manggar, Diskominfo.SP Beltim - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo.SP) Kabupaten Belitung Timur menyelenggarakan seminar bertajuk "Membangun Ekosistem dan Sinergitas dalam Pelaksanaan Program Gerakan menuju Smart City di Belitung Timur", di Ruang Satu Hati Bangun Negeri Kantor Bupati Beltim, Jum'at (22/12/2023).
Ditemui usai acara, atas seizin Kepala Diskominfo.SP Beltim, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Caesar Friadi Melawiandri mengatakan tujuan pelaksanaan seminar hari ini adalah untuk memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh perangkat daerah terkait konsep 'smart city' yang sedang dikembangkan di Kabupaten Belitung Timur. Untuk itu ia berharap terjalinnya sinergi dan kolaborasi, agar pelaksanaannya akan jauh lebih baik lagi ke depan.
Sementara itu, Prof. Yudho Giri Sucahyo, Ph.D, CDPSE, CEH, CISA, CISM Guru Besar Universitas Indonesia selaku narasumber mengungkapkan, rasa terimakasihnya atas undangan yang telah disampaikan oleh Diskominfo.SP Beltim untuk berbagi pengetahuan dalam seminar ini.
"Sebetulnya ini merupakan janji lama yang akhirnya tertunaikan juga. Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan menunjukkan Belitung Timur serius untuk memberikan informasi dan pengetahuan, atau dalam istilah pengembangan SDM disebut 'capacity building", ucapnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme serta partisipasi peserta yang telah aktif bertanya, dan menurutnya semuanya berbobot.
"Semoga apa yang dibicarakan tadi tidak berhenti disini, akan tetapi dapat memberikan inspirasi buat pemerintah daerah serta ditindaklanjuti dengan eksekusi supaya masyarakat di Belitung Timur lebih terlayani", ujar Prof. Yudho.
Sedangkan berkenaan program 'smart city' yang sedang dibangun, Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia itu mengatakan bahwa Beltim sudah masuk ke dalam program gerakan menuju 100 'smart city'.
"Dari sisi perencanaan sudah mulai serius dikerjakan. Namun perlu ditindaklanjuti dengan berbagai rencana aksi dan eksekusi di masyarakat, yang harus terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan" terangnya.
Lebih lanjut Prof. Yudho menyampaikan, bahwa melihat hasil indeks SPBE Beltim telah mengalami peningkatan dan progres kemajuan. Ia juga meminta untuk tidak berpuas diri dan perlu terus ditingkatkan.
"Ini bukan kompetisi dan bukan pula perlombaan, akan tetapi perlu dilakukan evaluasi agar penerapan SPBE dan 'smart city' di Belitung Timur menjadi semakin lebih baik", harap Pria lulusan S3 dari Curtin University of Technology, Australia tersebut. (4_bA)
Manggar, Diskotikdansa Beltim – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung Timur (Beltim) Dr. Rita Susanti dan jajaran menerima kunjungan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskotikdansa) Kabupaten Beltim Bayu Priyambodo di ruang kerja Kajari Beltim, Senin (4/12).
Kajari Beltim Dr.Rita Susanti didampingi Kepala Seksi PB3R Mario Siahaan, Kasi Datun Baniara Sinaga. Kasi Intel Yoyok Junaidi, Kasi Pidsus Hamka Juniawan menyambut baik Kadiskotikdansa Beltim Bayu Priyambodo dan Kabid IKP Sony Aprianto.
Kedatangan ke Kejari Beltim dilakukan untuk membangun sinergitas dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Beltim khususnya Kejari Beltim sehingga koordinasi dan komunikasi yang telah terbangun dengan baik selama ini dapat lebih meningkat.
“Alhamdulillah kunjungan yang kita lakukan ini disambut baik oleh Ibu Kajari dan jajaran, semoga silaturahmi ini dapat merajut kolaborasi yang sinergi untuk bersama membangun Kabupaten Beltim,” ungkap Bayu Priyambodo.
Dalam kunjungan tersebut Bayu Priyambodo menyampaikan berbagai hal ke Kajari Beltim, antara lain melanjutkan kerjasama digitalisasi Restorative Justice (Keadilan Restoratif), pendampingan inovasi Mentudong Beltim serta penyebarluasan informasi publik layanan Kejari Beltim untuk masyarakat. (ver)
Manggar, DISKOMINFO.SP - Bidang Keamanan Informasi, Persandian dan Statistik (KIPS) pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DISKOMINFO.SP) Kabupaten Belitung Timur menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Operasionalisasi Jaring Komunikasi Sandi Pemerintah Daerah di Ruang Media Center DISKOMINFO.SP, pada Selasa (21/11/2023).
Acara yang dilaksanakan 1 hari tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang KIPS Bustari atas seizin Kepala DISKOMINFO.SP Beltim, serta diikuti 12 Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.
Dalam kesempatan itu Bustari mengatakan tujuan penyelenggaraan kegiatan adalah untuk mensosialisasikan serta memberikan bimbingan secara teknis terhadap pemanfaatan aplikasi e-mail Sanapati, yang merupakan salah satu layanan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam mendukung pengamanan informasi di lingkungan pemerintah daerah.
"Keunggulannya berupa fitur keamanan yang dapat meminimalkan resiko ancaman keamanan informasi melalui email antara lain bersifat 'close group', yang hanya bisa mengirim dan menerima dari dan ke sesama e-mail Sanapati. Selain itu penerapan koneksi juga dilakukan secara aman, serta memiliki proteksi terhadap 'malware, spam, phishing' dan kerentanan lainnya", terang Bustari.
Lalu ia menambahkan bahwa kegiatan ini sudah pernah dilakukan pada tahun sebelumnya, dan hari ini pihaknya sengaja mengundang perangkat daerah yang belum memiliki akun e-mail Sanapati.
"Harapannya seluruh perangkat daerah dapat secara aktif menggunakan e-mail Sanapati ini, karena secara otomatis akan di non-aktifkan oleh sistem apabila tidak terpakai dalam waktu tertentu", ujarnya.
Untuk optimalisasi pemanfaatan e-mail Sanapati, Bustari mengatakan pihaknya akan segera membuat surat keputusan penunjukan user atau admin di setiap perangkat daerah.
"Selanjutnya kami juga membuka ruang konsultasi bagi perangkat daerah, dan ke depan kami akan melakukan monitoring secara berkala", sambungnya.
Sementara itu Wadlkur Kurniawan Sedano selaku Narasumber dari BSSN mengatakan, kegiatan hari ini fokusnya adalah pengamanan pada jaring komunikasi sandi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. Ia memaparkan tentang aplikasi e-mail yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga dapat digunakan secara aman.
"Dari 12 perangkat daerah yang sudah kami berikan akunnya dapat menggunakan e-mail Sanapati tersebut untuk melakukan kirim-terima berita. Bukan hanya itu, dapat saling bertukar jadwal kegiatan, bahkan sebagai 'note book' juga bisa dimanfaatkan", ujarnya.
Ia berharap perangkat daerah dapat memaksimalkan penggunaan e-mail Sanapati, terutama dalam proses kirim-terima berita atau informasi yang sifatnya rahasia atau sensitif di lingkungan pemerintah.
"Pemanfaatan e-mail Sanapati memang dirancang untuk meminimalisir terjadinya kerentanan dan bersifat 'close group', sehingga tertolak apabila berkomunikasi dengan provider e-mail lainnya", ungkap Pria yang saat ini menjabat sebagai Sandiman Muda di BSSN itu.
Wadlkur juga mengingatkan, ada batas waktu dalam menjaga status aktif e-mail yakni selama 6 bulan. Apabila tidak ada aktivitas sama sekali, maka akan non-aktif secara otomatis dari sistem. Kemudian untuk pengaktifan kembali, harus berkirim surat kepada BSSN.
Saat jalannya acara, para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan serta diskusi yang terbangun selama acara tersebut berlangsung. (4_bA)
Pangkalpinang, DISKOMINFO.SP Beltim - Ada kisah menarik dan inspiratif yang belum diketahui oleh banyak orang, bahwa Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DISKOMINFO.SP) Beltim Bayu Priyambodo pernah melakoni profesi sebagai seorang loper koran. Hal itu akan ia ceritakan dalam sebuah acara dialog, dengan tajuk Ruang Tengah oleh Media Bangka Pos.
Dialog tersebut mengangkat judul 'Kisah Loper Koran Jadi Kadiskominfo', dan akan disiarkan secara live besok pada hari Jum'at, 17 November 2023, pukul 09.30 WIB langsung dari Studio Bangka Pos di Pangkalpinang.
Dalam sambungan telepon pada Kamis sore, 16 November 2023, Bayu Priyambodo yang saat ini sudah berada di Pangkalpinang guna mengikuti beberapa agenda kedinasan, membenarkan dirinya telah mendapatkan undangan dan diminta dari Pemred Bangka Pos untuk menjadi narasumber pada sebuah acara dialog.
Bayu mengatakan, ia tertarik menerima permintaan tersebut karena ingin berbagi pengalaman dan kisah perjalanan hidupnya kepada generasi muda. Ia berharap generasi muda di Bangka Belitung dapat terus meningkatkan semangat dan berani mengejar mimpinya, untuk memperjuangkan kehidupan serta cita-cita ke depan.
"Mudah-mudahan ini bisa menginspirasi kaum muda kita untuk terus bersemangat dalam menjalani hidup dan memperjuangkan harapan yang dicita-citakan", ungkap Pria yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Bappelitbangda Beltim itu.
Ketika ditanya mengenai kisah perjalanan hidupnya, Bayu mengatakan untuk menyaksikan langsung besok secara live saja agar lebih menarik.
Acara yang sering menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif dari Bangka Belitung itu dapat disaksikan melalui channel Facebook 'Bangka Pos' dan YouTube 'Bangka Pos Official'. (4_bA)
Manggar, Diskotikdansa Beltim - Dalam upaya meningkatkan kemampuan terhadap pengelolaan dan penyajian data visual di bidang pemerintahan, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskotikdansa) Kabupaten Belitung Timur menggelar kegiatan Pelatihan Pengelolaan Data Visual dengan menggunakan 'Google Data Studio', Selasa (24/10/2023).
Acara yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Disdukcapil Beltim tersebut diikuti oleh 30 (tiga puluh) orang peserta, yakni Pranata Komputer atau Agen Data berasal dari seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.
Seusai membuka acara, Kepala Diskotikdansa Beltim Bayu Priyambodo mengatakan, di era saat ini telah menjadi kebutuhan bagi perangkat daerah untuk adaptif terhadap digitalisasi data dan informasi dalam menunjang kegiatan pemerintahan. Pengelolaan data dan informasi harus mulai dikembangkan secara menarik dan lebih efektif, untuk kemudian disajikan kepada pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan.
"Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu melakukan proses visualisasi data ke dalam bentuk tampilan yang lebih menarik melalui penggunaan 'tools Google Data Studio'. Dari data yang disajikan itu, akan mempermudah 'stakeholder' kita untuk menganalisa persoalan hingga merumuskan kebijakan berdasarkan determinasi informasi yang dihasilkan", terang Bayu.
Ditemui terpisah, Kepala Bidang Aptika Diskotikdansa Beltim Caesar Friadi Melawiandri menyampaikan, kebutuhan terhadap pengelolaan data terpusat dan terpadu menjadi hal yang utama.
Menurutnya, keterpusatan data menuntut pengelolaan dan penyajian informasi yang dapat dipahami dengan lebih mudah serta menarik, sebagai dasar pengambilan keputusan oleh pimpinan. Maka penyajian data secara visual, menjadi jawaban terhadap kebutuhan tersebut.
"Dalam teknisnya, setiap peserta diberikan tugas untuk melakukan visualisasi data di dinasnya masing-masing. Selanjutnya, setiap hasil visualisasi tersebut akan diintegrasikan ke dalam portal Lawang Beltim/Satu Data Beltim", imbuh Caesar.
Pada kesempatan itu, Diskotikdansa Beltim menghadirkan Faisal Damar Ramadhan sebagai narasumber dari Inixindo Jogja yang bergerak di bidang Konsultan IT. Kegiatan diselenggarakan selama 2 (dua) hari, yakni dari tanggal 24 sampai 25 Oktober 2023. (4_bA)