Manggar, Diskominfo Beltim - Menyemarakkan kegiatan Pekan Inovasi dan Kewirausahaan Belitung Timur (PIK Beltim) Tahun 2023, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung Timur membuka Stand Pameran Layanan Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi, Selasa (8/8/2023). Acara tersebut dilaksanakan selama 3 hari ke depan, mulai tanggal 8 sampai 10 Agustus 2023, bertempat di Auditorium Zahari MZ Manggar, Komplek Perkantoran Terpadu Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur.
Ketika ditemui, Kepala Diskominfo Bayu Priyambodo menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pekan inovasi dan kewirausahaan dalam mendukung upaya pengembangan sektor-sektor potensial daerah. Diskominfo ikut berpartisipasi untuk penguatan di bidang teknologi komunikasi dan informasi, serta pemanfaatan sistem digitalisasi.
Lalu Bayu menguraikan beberapa jenis layanan yang dapat dinikmati oleh pengunjung di stand Diskominfo diantaranya, konsultasi terkait jaringan dan sistem informasi, pendaftaran TTE, layanan PPID dan SP4N Lapor, layanan Survey Kepuasan Masyarakat, dasar-dasar jurnalistik dan pengelolaan Web OPD, update antivirus, hingga setting kamera DSLR dan HP untuk pengambilan gambar ataupun video, serta penggunaan aplikasi pendukung lainnya. Selain itu, Diskominfo juga siap menerima masukan terhadap ide baru terkait aplikasi layanan urusan pemerintahan, serta berkenaan dengan sistem keamanan informasi.
"Kita akan berikan pelayanan secara maksimal dan gratis, jadi silahkan kunjungi stand kami", ajaknya.
Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Partono mengatakan dalam kegiatan ini telah melibatkan ketiga bidang yang ada di Diskominfo, yakni Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Penyelenggaraan e-Government, serta Keamanan Informasi, Persandian dan Statistik.
"Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan sesuai harapan, dan kehadiran Stand Diskominfo dapat memberikan kontribusi positif terhadap penguatan inovasi dan kewirausahaan di daerah", ujar Partono.
Penyelenggaraan acara Pekan Inovasi dan Kewirausahaan Belitung Timur Tahun 2023 diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Belitung Timur. (4_bA)
Manggar, Diskominfo Beltim - Menjadi agenda rutin, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung Timur melaksanakan kegiatan apel pagi, pada Senin (7/8/2023).
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Diskominfo tersebut dipimpin oleh Sekretaris Diskominfo, Partono yang bertindak selaku Pembina Apel.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Diskominfo menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi antar sesama pegawai. Kegiatan apel menjadi salah satu momentum bertemunya seluruh pegawai pada tempat dan waktu yang sama.
Selanjutnya Partono juga mengajak kepada seluruh pegawai agar dapat ikut berpartisipasi dan memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI, baik kegiatan yang diselenggarakan di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, serta di lingkungan Diskominfo sendiri.
"Hal tersebut merupakan bagian dari rasa syukur kita sebagai warga negara, untuk menghargai jasa serta perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan", ujarnya.
Selain itu ia juga mengingatkan, bahwa saat ini telah memasuki pada bulan kedua di semester kedua. Oleh karenanya, diperlukan evaluasi atas realisasi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan, termasuk aspek kelengkapan administrasi yang dibutuhkan.
Menutup arahannya, Partono menghimbau seluruh pegawai untuk meningkatkan kedisiplinan sebagai aparatur pemerintahan. Ia menambahkan, "manfaat kedisiplinan akan dirasakan langsung oleh masing-masing pegawai dalam menunjang karir serta perjalanan hidup kita ke depan".
Pelaksanaan apel pagi diikuti oleh Kepala Dinas, Sekretaris, Para Kepala Bidang, serta seluruh Pegawai di Lingkungan Diskominfo Beltim. (4_bA)
Manggar, Diskominfo Beltim - Dalam rangka mengkonsolidasikan Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung Timur gelar rapat koordinasi dengan mengundang perangkat daerah baik secara 'luring' dan 'daring', pada Senin (31/7/2023).
Rapat koordinasi dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Belitung Timur dengan membahas dua agenda yakni 'Ekspose' Capaian Hasil Penilaian Evaluasi Mandiri Indeks SPBE, serta Finalisasi Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.
Kepala Diskominfo Beltim Bayu Priyambodo menjelaskan, bahwa indeks SPBE merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemerintah Daerah. IKU sendiri adalah barometer atau alat untuk mengukur keberhasilan implementasi Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD), bentuk dari penjabaran Visi dan Misi Kepala Daerah.
Ia mengatakan, sesuai tupoksinya Diskominfo sebagai Sekretariat Tim Koordinasi SPBE memiliki peranan strategis dalam meningkatkan capaian target indeks SPBE secara terukur pada setiap tahunnya, dalam periode lima tahunan RPJMD. Hal ini juga menjadi program nasional dan merupakan kebijakan reformasi birokrasi tematik sebagaimana diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia, untuk penguatan sistem penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital.
"Kita sangat mendukung dan berkomitmen dalam membantu Bapak Bupati Belitung Timur yang telah meminta untuk membuat lompatan atas target capaian indeks SPBE, yakni dari 2,7 pada tahun lalu menjadi di atas 3 di tahun ini. Adapun nilai dari hasil evaluasi mandiri saat ini kita berada di angka 3,93 dalam skala 5", ucap Bayu.
Lalu ia menerangkan, bahwa nilai dari hasil evaluasi mandiri tersebut bersifat belum final, dan masih akan diverifikasi lebih lanjut oleh Tim Asesor Eksternal yang ditunjuk oleh Kemenpan RB melalui tahapan wawancara. Bayu juga sangat berharap agar Pemda Beltim mendapatkan hasil yang maksimal.
Lebih lanjut ia menambahkan, "masih ada peluang bagi kita untuk melengkapi bukti dukung atas apa yang sudah kita lakukan dalam beberapa waktu ini, diantaranya Penyelenggaraan Audit TIK, serta Arsitektur dan Peta Rencana SPBE karena baru selesai dilaksanakan".
Sementara itu Kepala Bidang Penyelenggaraan e-Government Diskominfo Beltim, Caesar Friady Melawandri mengatakan rakor juga diikuti oleh Tim Konsultan yang telah bekerjasama, yakni Digitama Consulting dari Yogyakarta, via 'zoom meeting'. Dalam paparannya, pihak konsultan menyampaikan tentang SPBE secara global, proses penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE, serta tahapan dan langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh tim koordinasi daerah. Selanjutnya Arsitektur dan Peta Rencana SPBE akan dipublikasikan di situs layanan informasi Pemda "Lawang Beltim", agar bisa diakses oleh seluruh perangkat daerah.
Kemudian ia mengungkapkan, pihaknya masih menunggu jadwal resmi tahapan wawancara dari Tim Asesor Eksternal dan Kemenpan RB. Caesar juga mengapresiasi kerjasama dan kolaborasi yang telah terbangun dari semua pihak terkait.
Turut hadir dalam acara, Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur selaku Ketua Tim Koordinasi SPBE Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. (4_bA)
Manggar, Diskominfo Beltim - Tim dari Inspektorat Kabupaten Belitung Timur melakukan kegiatan Audit Teknologi Informasi dan Komunikasi (Audit TIK) ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Diskominfo Beltim, Senin (24/7/2023).
Audit TIK adalah proses yang sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif terhadap aset TIK dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara TIK dengan kriteria dan/atau standar yang telah ditetapkan. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Perpres nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE), dan Permenkominfo nomor 16 Tahun 2022 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Audit Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Ketua Tim Audit TIK, Hanafi mengatakan bahwa sesuai instruksi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait Pedoman Umum Pelaksanaan Audit TIK, maka pihaknya selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) diberikan kewenangan untuk melakukan Audit Pendahuluan. Audit TIK itu sendiri menyasar pengawasan terhadap implementasi penyelengggaraan SPBE dengan ruang lingkup Audit Aplikasi dan Audit Infrastruktur, yang akan dilaksanakan selama 10 hari ke depan yakni mulai 24 Juli sampai 4 Agustus 2023.
"Tujuannya untuk mengetahui kondisi terkini atau 'eksisting' penyelenggaraan SPBE dari sisi e-Government, termasuk kelemahan serta kekurangan yang dimiliki. Dan kemudian diberikan rekomendasi yang tepat untuk ditindaklanjuti, dalam upaya meningkatkan indeks SPBE kita (Pemkab Beltim, red) di masa mendatang", ujarnya.
Ia menambahkan, sebenarnya kewenangan Audit TIK berada di tangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Namun pemerintah daerah diberikan kesempatan untuk melakukan Audit berkenaan dengan Aplikasi dan Infrastruktur, sedangkan terkait Keamanan Informasi masih tetap menjadi ranah BSSN dan tidak didelegasikan ke daerah.
“Ada 2 objek pengawasan atau audit yakni Aplikasi 'SELINA' yang ada di Disdukcapil dan Layanan Intra Daerah 'BeltimNET' yang dikelola oleh Diskominfo Beltim, dengan jumlah Anggota Tim Audit sebanyak 6 orang”, terang Pria yang juga menjabat sebagai Irban bidang Ekbang.
Hanafi juga mengungkapkan, hasil audit nantinya akan dituangkan ke dalam kertas kerja audit yang berisikan temuan dan rekomendasi untuk kemudian disampaikan laporannya kepada kepala daerah. Pihaknya juga akan menyampaikan laporan kegiatan pelaksanaan Audit TIK tersebut ke Kementerian Kominfo, sesuai format khusus yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan kegiatan audit turut dihadiri oleh Kepala Diskominfo Beltim Bayu Priyambodo dengan didampingi Kepala Bidang Penyelenggaraan e-Government Caesar Friadi Melawiandri bersama jajaran, serta Perwakilan dari Disdukcapil Beltim.
Bayu Priyambodo Sambut Baik dan Dukung Audit TIK
Sementara itu, Kepala Diskominfo Beltim Bayu Priyambodo mengatakan menyambut baik serta mendukung sepenuhnya kegiatan Audit TIK sebagai evaluasi penyelenggaraan SPBE di lingkungan Pemerintahan Daerah. Ia pun merasa bangga, karena kegiatan Audit TIK ini merupakan sesuatu hal yang baru.
“Kita pasti mendukung dan patut berbangga, karena Diskominfo Beltim dapat menjalani Audit TIK ini. Jadi prinsipnya kita siap untuk dilakukan Audit TIK guna membantu terwujudnya percepatan transformasi digital di Indonesia", ucapnya.
Kemudian Bayu menyampaikan pembangunan dan penyelenggaraan SPBE di Beltim masih terus berproses serta mengalami progres yang cukup baik. Untuk itu ia meyakini target Indeks SPBE Beltim tahun ini akan naik dari 2,7 pada tahun lalu, menjadi di atas 3 dalam skala 5.
Disisi lain, Kepala Bidang Penyelenggaraan e-Government Diskominfo Beltim Caesar Friadi Melawiandri mengatakan, bahwa Audit TIK itu dalam evaluasi SPBE masuk dalam Domain Manajemen SPBE, yang terdiri dari Audit Infrastruktur, Audit Aplikasi, dan Audit Keamanan Informasi.
Caesar menambahkan, "Evaluasi SPBE 2022 kita (Pemkab Belitung Timur, red), indikator terkait Audit TIK ini nilainya masih berada di level 1 dan 2. Oleh karena itu perlu dilakukan Audit TIK, yang seharusnya dilakukan oleh BRIN untuk Audit Aplikasi dan Infrastruktur, serta oleh BSSN untuk Audit Keamanan Informasi".
Lalu ia menerangkan, Audit Internal dapat dilakukan secara internal oleh APIP dalam hal ini Inspektorat setempat dengan dibantu oleh personil dari perangkat daerah yang menjalankan urusan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Meskipun dilakukan secara internal, namun kriteria atau indikator yang digunakan tetap berdasarkan Standar Audit TIK dari BRIN. (4_bA)
Manggar, Diskominfo Beltim - Untuk meningkatkan pemahaman sistem pengelolaan PPID Desa, Diskominfo Beltim adakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan Web Desa dan PPID di Ruang Rapat Diskominfo Beltim, Jum'at (7/7/2023).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Diskominfo Beltim Partono, dengan dihadiri Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Soni Aprianto bersama jajaran, Staf Bidang Penyelenggaraan e-Government Jefri Sianturi, serta Petugas Admin yakni perwakilan dari Desa Selinsing Kecamatan Gantung, Desa Simpang Tiga Kecamatan Simpang Renggiang, dan Desa Baru Kecamatan Manggar.
Dalam sambutannya, Partono menyampaikan terima kasihnya atas kehadiran dan antusiasme peserta pelatihan dalam mengikuti kegiatan.
Ia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga mampu memaksimalkan peranan dan fungsi layanan PPID Desa di wilayahnya masing-masing.
"Mari ikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, agar nanti bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menerima layanan informasi", ucap Partono.
Sementara itu Soni Aprianto selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Beltim mengatakan, kegiatan ini adalah rangkaian lanjutan dari pembinaan yang telah dilakukan sebelumnya.
"Pelatihan hari ini merupakan lanjutan dari apa yang telah kami laksanakan kemarin. Sebelumnya kami telah mengunjungi 3 (tiga) desa terkait pembinaan PPID Desa. Dan hari ini kita berikan pelatihan, khususnya pengembangan web desa dan PPID", ujar Soni.
Sementara itu Jefri Sianturi yang bertindak sebagai narasumber menyampaikan, secara teknis para peserta telah dibekali praktek langsung untuk mengelola web desa dan PPID. Untuk itu dia berharap, mereka (peserta kegiatan, red) dapat mengaplikasikan dengan baik hasil pelatihan yang diterima hari ini. (4_bA)
Manggar, Diskominfo Beltim - Menjalankan amanah Undang-undang nomor 14 tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Diskominfo Beltim berikan pembinaan dalam pengelolaan layanan informasi melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa.
Kepala Diskominfo Beltim Bayu Priyambodo mengungkapkan, Diskominfo selaku PPID Utama terus mendukung serta mendorong terselenggaranya layanan keterbukaan informasi bagi badan publik, baik di tingkat kabupaten sampai ke pemerintahan desa.
"Sejalan dengan perkembangan era digitalisasi saat ini, kehadiran PPID desa sangat diperlukan agar masyarakat dapat mengakses informasi publik dengan cepat dan mudah", ujarnya kepada Awak Humas Diskominfo Beltim, pada Rabu (5/7/2023).
Untuk membantu pengelolaannya, Bayu juga mengisyaratkan akan menyiapkan Help Desk melalui Tim dari Diskominfo Beltim.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Beltim Soni Aprianto menyebutkan, ada 3 (tiga) desa yang dijadikan pionir penyelenggaraan PPID desa pada tahun ini. Ketiga desa tersebut adalah Desa Selinsing Kecamatan Gantung, Desa Simpang Tiga Kecamatan Simpang Renggiang, dan Desa Baru Kecamatan Manggar.
"Selama 3 hari ini (tanggal 3 - 5 Juli 2023, red), kita telah turun ke lapangan untuk melakukan pembinaan secara langsung, dan responnya cukup baik dari pihak desa yang dikunjungi", ucapnya.
Soni menambahkan, "ke depan kita juga akan melakukan pembinaan ke seluruh desa lainnya yang ada di Belitung Timur, terkait pengelolaan PPID desa".
Jefri Sianturi selaku Pranata Komputer Pertama dari Bidang Penyelenggaraan e-Government Diskominfo Beltim, mengatakan siap membantu dan memfasilitasi proses pengembangan website desa.
"Seizin Kepala Bidang Penyelenggaraan e-Government, kami ditugaskan ikut ke dalam tim untuk membantu web desa, dan selanjutnya nanti akan kita lakukan pendampingan", pungkasnya. (4_bA)
Manggar, Diskominfo Beltim - Dalam rangka penyediaan layanan keamanan sistem informasi pemerintah daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung Timur (Diskominfo Beltim) lakukan kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kerja sama ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan 'Kick-Off Meeting Information Technology Security Assesment' (ITSA) yang diselenggarakan di Ruang Rapat Diskominfo Beltim, Selasa (4/7/2023).
Kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Diskominfo Beltim Bayu Priyambodo bersama jajarannya, Tim Operasi Identifikasi dan Proteksi Direktorat Operasi Keamanan Siber BSSN, serta perwakilan dari DinkesPPKB Beltim dan BKPSDM Beltim.
Kepala Diskominfo Beltim Bayu Priyambodo mengatakan, pihaknya telah menggandeng serta melakukan kerja sama dengan BSSN melalui pelaksanaan kegiatan 'Information Technology Security Assesment' (ITSA). "Tujuannya adalah untuk menguji kerentanan, pemberian saran dan rekomendasi pengamanan, agar meminimalisir celah kerawanan dalam sistem informasi yang dimiliki oleh pemerintah daerah", ucapnya.
Lalu ia menjelaskan, setidaknya ada 3 (tiga) buah sistem informasi atau aplikasi yang dilakukan pengujian ITSA pada tahun ini, yakni Silagak (aplikasi e-kinerja ASN Beltim), Lawang Beltim sebagai dasboard utama pemerintah daerah, dan Yuk Gi Nyelik Pasien yang merupakan salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur.
Bayu pun meyakini kegiatan itu dapat berjalan dengan baik, dalam mendukung kelancaran sistem penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Belitung Timur.
"Kegiatan ini rutin setiap tahun kita laksanakan, sehingga memberi peluang terhadap aplikasi-aplikasi lainnya untuk dilakukan pengujian ITSA, sesuai skala prioritas yang ada", tutup Bayu mengakhiri.
Ditemui Awak Humas Diskominfo Beltim, Daniel Melando selaku Ketua Tim Kegiatan mengatakan, bahwa dirinya bersama tim berjumlah 3 (tiga) orang dari Direktorat Operasi Keamanan Siber BSSN, ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan 'Information Technology Security Assesment' atau ITSA di Diskominfo Beltim.
Ia menerangkan, ITSA merupakan istilah yang digunakan oleh BSSN dalam penamaan kegiatan, dan secara umum sering juga disebut 'Penetration Testing' atau 'Security Testing'.
"Kegiatan dilakukan untuk mencari celah keamanan yang ada di aplikasi, sehingga dapat meminimalisir kerawanan serta mencegah pemanfaatannya dari pihak-pihak yang tak bertanggungjawab", ujar Daniel.
Sementara itu, Kepala Bidang Keamanan Informasi, Persandian dan Statistik Diskominfo Beltim Bustari berharap, kegiatan ini semakin memperkuat keamanan sistem informasi milik pemerintah daerah, guna mencegah kerawanan atau kerentanan untuk diretas atau disalahgunakan. (4_bA)
Manggar, Diskominfo Beltim - Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK - RI) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Desa Anti Korupsi di Waterboom Mekar Jaya Kecamatan Manggar, Kamis (8/6/2023).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara off-line, dan diikuti sekitar 60 peserta on-line melalui aplikasi 'zoom meeting' yang disiarkan langsung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Beltim melalui kanal YouTubenya.
Seusai menghadiri acara bersama Bupati dan undangan lainnya, Kepala Diskominfo Beltim Bayu Priyambodo mengatakan pihaknya sangat mendukung terlaksananya kegiatan Bimtek Desa Anti Korupsi, yang dipusatkan di Desa Mekar Jaya Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur pada tahun ini.
Baginya, keterlibatan secara teknis atas kelancaran dan kesuksesan acara menjadi kebanggaan tersendiri dalam mengantarkan Desa Mekar Jaya menjalani rangkaian seleksi desa percontohan anti korupsi, mewakili Kabupaten Belitung Timur dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Alhamdulillah, tadi kegiatan Bimtek Desa Anti Korupsi dapat berjalan dengan baik dan lancar. Secara teknis, Diskominfo telah men-'support' terlaksananya acara", ucapnya.
Lebih dari itu, ia mengungkapkan bahwa sudah semestinya kita semua berkewajiban untuk mendukung segala bentuk program pemberantasan korupsi di Indonesia.
"Untuk mendukung program KPK, Diskominfo juga telah memfasilitasi desa dengan jaringan dan perangkat internet", ungkapnya.
Fokus Membantu Pengembangan Aplikasi Desa
Dilakukan bertahap, Diskominfo saat ini juga mengembangkan serta membina mereka (perangkat desa, red) dalam pemanfaatan aplikasi 'Sistem Informasi Desa dan Kawasan 'New Generation' (Sideka-NG), sebagai sarana komunikasi dan transparansi desa kepada masyarakat secara digital.
Bayu menambahkan, "ada beberapa desa yang sudah kita berikan pelatihan dan lakukan pembinaan dalam penggunaan aplikasi 'Sideka-NG'. Tahun depan, kita targetkan semua desa di Beltim dapat mengakses serta mengoperasikannya".
Selanjutnya ia menyampaikan, ke depan Pihaknya akan terus mendorong pengembangan literasi digital di daerah dan pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa, sebagai wadah pemberdayaan masyarakat atas potensi yang dimilikinya. (4_bA)
Manggar, Diskominfo Beltim - Kepala Diskominfo Beltim, Bayu Priyambodo mengatakan, akan terus mengembangkan serta meningkatkan layanan internet pada beberapa area publik yang ada di Kabupaten Belitung Timur. Hal itu disampaikannya saat ditemui Awak Humas Diskominfo Beltim di ruang kerjanya, Jum'at (12/5/2023).
Ia melanjutkan, sesuai arahan Bapak Bupati Belitung Timur, Diskominfo Beltim terus berupaya meningkatkan akses layanan internet publik dalam rangka pengembangan literasi digital dan pemberdayaan masyarakat.
"Dukungan juga diberikan terhadap pengembangan sektor pariwisata seperti di Bukit Samak Manggar, yang kini ramai dikunjungi masyarakat sebagai destinasi wisata baru", ungkapnya.
Disisi lain Bayu berharap, tersedianya layanan internet publik dapat semakin menguatkan citra serta potret potensi yang kita (baca: Belitung Timur, red) miliki untuk kemajuan masyarakat dan daerah.
"Kita berikan akses internet secara gratis dan lancar, tinggal aktifkan mode WiFi 'BeltimNET-Public', lalu klik masuk tanpa password, dan sangat mudah sekali", imbuh Masbay sapaan akrabnya.
Tercatat saat ini, Diskominfo Beltim telah mengembangkan layanan internet publik di beberapa tempat, diantaranya Bukit Samak Manggar, Pantai Burung Mandi Damar, Balai KIR Beltim, Pantai Tambak Damar, Kawasan Pelabuhan Dendang, Galery Tanjung Seloekat Pantai Serdang Manggar, serta di beberapa titik lainnya.
"Selain itu kami juga berkolaborasi dengan Diskominfo Propinsi Babel untuk penyediaan internet publik di Beltim, antara lain di Pusat Informasi Geologi (PIG) Kelapa Kampit dan Pantai Nyiur Melambai Manggar", pungkas Masbay. (4_bA)