Manggar, Diskominfo SP Beltim – Gemerlap panggung unjuk Bakat dan Grand Final Pemilihan Bujang Dayang Belitung Timur (Beltim) Tahun 2026 di Pantai Nyiur Melambai Manggar, Jumat dan Sabtu (17–18/7/2026), tidak hanya menghadirkan kemeriahan bagi penonton yang hadir langsung. Ribuan masyarakat juga dapat mengikuti jalannya acara secara daring melalui layanan siaran langsung yang disediakan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Beltim.
Selama dua malam pelaksanaan, DiskominfoSP Beltim menghadirkan layanan live streaming sebagai dukungan terhadap penyelenggaraan Pemilihan Bujang Dayang Beltim Tahun 2026 melalui kanal YouTube Diskominfo Beltim dan akun TikTok DiskominfoSP Beltim. Berkat persiapan teknis yang matang, siaran berlangsung lancar tanpa mengalami kendala jaringan maupun putus koneksi yang berarti.
Hingga saat ini, siaran langsung Unjuk Bakat dan Grand Final Pemilihan Bujang Dayang Beltim Tahun 2026 yang tayang di kanal YouTube Diskominfo Beltim telah mencatat sekitar 6,4 ribu tayangan. Sementara itu, siaran melalui akun TikTok DiskominfoSP Beltim juga mendapat antusiasme masyarakat dengan ratusan penonton yang mengikuti jalannya acara secara bersamaan saat live berlangsung.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) DiskominfoSP Beltim, Caesar Friadi Melawiandri mengatakan kelancaran siaran langsung tidak terlepas dari berbagai persiapan yang dilakukan sebelum acara berlangsung. Salah satunya dengan memberikan rekomendasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Beltim terkait kebutuhan koneksi jaringan internet di lokasi kegiatan.
"Persiapannya tentu kami terlebih dahulu memberikan rekomendasi kepada Disbudpar terkait kebutuhan koneksi jaringan untuk live streaming Bujang Dayang. Setelah itu kami menyiapkan seluruh perangkat yang akan digunakan, sekaligus tim yang bertugas selama siaran berlangsung," ujar Caesar.
Persiapan tersebut, menurut Caesar menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas siaran selama kegiatan berlangsung. Meski sempat mengalami gangguan kecil pada audio, secara keseluruhan live streaming berjalan lancar tanpa kendala jaringan yang berarti.
"Alhamdulillah kalau melihat komentar penonton, live streaming berjalan lancar dan tidak ada komentar negatif terkait jaringan. Penonton pada malam Grand Final di YouTube juga hampir mencapai 300 orang yang menyaksikan secara bersamaan, belum termasuk penonton di TikTok. Memang sempat ada kendala kecil pada audio, tetapi secara keseluruhan siaran berjalan dengan baik," katanya.
Siap Dukung Agenda Pemerintah Daerah
Caesar menambahkan, DiskominfoSP Beltim akan terus mendukung publikasi berbagai agenda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim melalui layanan live streaming. Apabila Pawai Pembangunan kembali digelar tahun ini, DiskominfoSP siap memberikan dukungan teknis sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, sebelum pelaksanaan nanti, tim akan kembali melakukan pengecekan jaringan di sekitar panggung kehormatan. Penggunaan jaringan fiber optik (FO) tetap menjadi pilihan utama karena dinilai lebih stabil dibandingkan jenis koneksi lainnya.
"Kalau memang tahun ini ada Pawai Pembangunan, tentu kami akan kembali melakukan live streaming. Kami akan mengecek jaringan yang tersedia di lokasi, namun dari sisi teknis kami tetap berharap dapat menggunakan jaringan fiber optik karena jauh lebih stabil dibandingkan koneksi lainnya," jelasnya.
Selain memastikan kualitas jaringan, DiskominfoSP Beltim juga membuka peluang untuk kembali memanfaatkan drone sebagai pelengkap pengambilan gambar dari udara. Teknologi tersebut sebelumnya pernah digunakan pada pelaksanaan live streaming Pawai Pembangunan untuk menangkap momen-momen tertentu.
"Sebenarnya kami sudah pernah menggunakan drone saat live streaming Pawai Pembangunan. Namun penggunaannya tidak dilakukan secara terus-menerus, melainkan untuk mengambil momen-momen tertentu. Ke depan, jika kondisi memungkinkan tentu akan kami coba kembali," pungkas Caesar.