Manggar, DiskominfoSP-Pegawai Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengisi kegiatan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Materi Penyuluhan Tingkat Kabupaten/Kota Beltim Tahun Anggaran 2025, Kegiatan diadakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Beltim, Rabu (30/07/25) di MTS Manggar.
Keterlibatan DiskominfoSP sebagai narasumber berkenaan materi dan tema kegiatan yang berhubungan dengan deesain dan infografis dengan menggunakan aplikasi Canva dan Capcut serta pembuatan caption dan storyline.
Kasi Bimas Islam Kemenag Beltim, Anwari mengatakan maksud diselenggarakannya kegiatan ini adalah agar para penyuluh dapat memiliki strategi dakwah khususnya dalam menyesuaikan dengan perkembangan zaman di era digitalisasi.
“Peserta pelatihan ini terdiri dari 22 orang penyuluh agama Islam di Lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Beltim yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Beltim,” ujarnya.
kegiatan ini baru pertama dilaksanakan, sebagai upaya agar para penyuluh mampu membuat konten yang kreatif dan inovatif.
“Para penyuluh selama ini melakukan ceramah secara tatap muka, di era digitalisasi ini harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman berdakwah dengan memanfaatkan media sosial,” sambung Anwari.
Para penyuluh agama ini menggunakan media sosial pribadi dalam berdakwah tapi menurut Anwari platform yang para penyuluh gunakan berbeda-beda tergantung kemampuan kepemilikan media sosial masing-masing penyuluh.
“Saya berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini para penyuluh dapat menyampaikan dakwah tidak hanya pada satu kelompok saja tetapi dapat menyebar luas sampai lintas usia dan generasi,” pungkasnya.(Wr)
Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) memenuhi undangan sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Kelapa Kampit, Selasa (15/07/2025). Lovelya Tassa Tatipang dan Achmad Oky Surya selaku Pranata Humas Pertama hadir sebagai narasumber yang membawakan materi tentang Bijak dalam Bermedia Sosial.
Dihadapan sekitar 215 siswa baru kelas X SMA Negeri 1 Kelapa Kampit, Tassa menyampaikan materi tentang Internet Sehat. Ia mengajak siswa baru untuk bisa memanfaatkan teknologi internet, khususnya sosial media secara bijak dan cerdas dengan memahami dampak positif dan negatifnya. Para siswa baru diajak untuk menjaga etika digital, memanfaatkan internet untuk hal-hal produktif, seperti belajar, mencari informasi dan mengembangkan bakat dalam ranah positif.
Sementara itu, mengingat media sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari, Oky menekankan bagaimana sebagai pengguna, khususnya para remaja, agar tidak mudah percaya dengan orang asing yang dikenal melalui media sosial, terlebih dalam membagikan informasi atau data pribadinya. Kemudian, Oky juga mengajak para siswa untuk tidak mudah menelan mentah-mentah informasi di media sosial. Ini erat kaitannya dengan maraknya disinformasi dan hoaks yang berseliweran di media sosial, sehingga ia menyarankan kiat-kiat untuk memverifikasi informasi terlebih dahulu sebelum dibagikan.
Terlihat para siswa baru begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut, karena materi yang dibawakan sangat “relate” dengan keseharian mereka yang tidak lepas dari bermain media sosial. Tak sedikit dari mereka bertanya bahkan menyampaikan cerita teman-teman mereka yang mengalami dampak yang tidak baik dari bermedia sosial yang berlebihan.
Dalam kesempatan yang sama, Tim media sosial TikTok DiskominfoSP mengajak siswa kelas XI dan XII membuat konten tebak-tebakan seputar Bahasa Belitong dan Pendidikan. Tidak hanya menyampaikan literasi tentang Bijak dalam Bermedia Sosial, Tim Bidang IKP juga langsung mengajak siswa-siswi SMA Negeri 1 Kelapa Kampit untuk tau proses pembuatan konten dan turut terlibat menjadi talent.
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) selaku instansi pembina Pranata Humas (Prahum) Kabupaten Beltim, menggelar Kelas Belajar Pranata Humas Volume 1, Rabu (09/07/25) di Ruang Rapat DiskominfoSP.
Kegiatan ini membahas tentang Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hadir membuka kegiatan Kepala DiskominfoSP Bayu Priyambodo dan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Sony Aprianto yang memberikan arahan dan masukan kepada Prahum yang mengikuti kegiatan.
Dalam arahannya, KadiskominfoSP menekankan keaktifan tiap Prahum yang ada di OPD, namun Bayu mengapresiasi prahum yang terus mengasah diri dengan kegiatan pembelajaran, terutama bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru saja bergabung di Pemkab Beltim.
Dari Kelas Belajar Penyusunan SKP ini terdata bahwa penyelarasan SKP untuk Prahum di tiap OPD tergantung pada Rencana Hasil Kerja (RHK) atasan prahum yang berbeda-beda. Hal ini tergantung pada volume dan lingkup kerja kehumasan yang tentunya berbeda di tiap OPD.
Sejalan dengan penyelarasan SKP, hasil kerja prahum juga harus disesuaikan dengan e-kinerja Pemkab Beltim. Terkadang PNS dengan jabatan dan tugas yang sama menghasilkan bukti dukung yang berbeda di e-kinerja, sehingga perlu adanya keseragaman agar jabatan prahum memiliki bukti fisik atau hasil kerja yang sama.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh prahum se-Kabupaten Beltim termasuk calon prahum atau CPNS yang tersebar yang tersebar di DiskominfoSP, RSUD Muhammad Zein, DPRD, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim. Mengingat antusiasme prahum dan calon prahum yang hadir, diharapkan setelah dilaksanakan Kelas Belajar Volume 1 ini, kembali dilaksanakan Kelas Belajar berikutnya yang membahas kegiatan kehumasan yang perlu diperdalam, guna mendukung tugas pokok dan fungsi Prahum di OPD Pemkab Beltim.
Manggar, Diskominfo SP Beltim - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Bayu Priyambodo mengungkapkan bahwa pemanfaatan tenaga surya telah mulai digunakan untuk mengoptimalkan layanan internet dan kegiatan belajar mengajar di daerah terpencil, seperti Pulau Long.
Hal ini disampaikan Bayu setelah kegiatan Serah Terima secara Simbolis Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Icon Plus kepada Bupati Beltim, Kamarudin Muten di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Senin (30/6/25).
“Perangkatnya sudah dipasang bersama teman-teman PLN Icon Plus dan sekarang ditambahi dengan sistem tenaga surya. Jadi nanti perangkat internetnya bisa dioptimalkan, lalu kegiatan belajar mengajarnya dengan tenaga surya juga bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kendala internet yang sempat terjadi di Pulau Long sudah diatasi oleh program dari PLN Icon Plus.
“Terus kemarin kendala-kendala internet yang cepat habis itu sudah teratasi di tanggung selama setahun anti lelet,” ungkap Bayu.
Bantuan ini merupakan wujud nyata dalam memperluas akses pendidikan di daerah terpencil, khususnya pulau-pulau di Kabupaten Beltim.
“Jadi intinya kita berkomitmen untuk transformasi digital di masyarakat kepulauan yang masih zona blank spot, Pulau Ketapang dan Pulau Batu juga akan kita upayakan seperti Pulau Long yang kita pasang internet dan juga listrik,” jelas Bayu.
Bayu juga berharap program ini bisa segera terelalisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Beltim, khususnya masyarakat yang berada di pulau-pulau terpencil.
“Harapannya mudah-mudahan tahun ini bisa diselesaikan semua pengerjaannya,” pungkasnya. (vis)
Manggar, DiskominfoSP Beltim - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) selaku Walidata berhasil menyelenggarakan kegiatan sosialisasi input data statistik sektoral pada aplikasi Sistem Informasi Perencanaan Daerah e-Walidata (SIPD e-Walidata). Kegiatan strategis ini merupakan bagian integral dari agenda Forum Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Beltim yang menandai komitmen serius pemerintah daerah dalam pengelolaan data untuk mendukung pembangunan yang berbasis evidensi.
Sampai dengan saat ini, dari 7 Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Babel, Beltim menjadi satu-satunya daerah yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian proses pengumpulan, penginputan, pemeriksaan, hingga penyebarluasan data statistik sektoral di SIPD e-Walidata.
Kepala DiskominfoSP Beltim, Bayu Priyambodo, menyatakan bahwa input data statistik sektoral di SIPD e-Walidata merupakan salah satu rangkaian fundamental dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya data sebagai fondasi dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan.
"Penyediaan data statistik sektoral pada aplikasi SIPD e-Walidata ini merupakan “backbone” dalam mendukung penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas.Tanpa data yang akurat dan terkini, perencanaan pembangunan akan menjadi seperti membangun rumah tanpa fondasi yang kokoh," kata Bayu.
Bayu menjelaskan bahwa ketiadaan data statistik sektoral di SIPD e-Walidata akan berdampak sistemik terhadap seluruh proses perencanaan.
"Jika data statistik tersebut belum diinput ke SIPD e-Walidata, maka akan banyak program, kegiatan, dan sub kegiatan tidak bisa diinput atau tidak bisa aktif untuk digunakan dalam usulan Rencana Strategis (Renstra) OPD dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ini akan menyebabkan bottleneck dalam seluruh proses perencanaan," ungkapnya.
Bayu menegaskan bahwa “timing” penyelesaian input data statistik sektoral ini sangat strategis dan tepat waktu. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Beltim sedang dalam proses penyusunan RPJMD yang akan memuat visi dan misi kepala daerah yang baru terpilih. Ketersediaan data yang lengkap dan akurat menjadi prasyarat mutlak untuk memastikan bahwa visi dan misi tersebut dapat diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan yang realistis dan terukur.
"Ini adalah momentum yang sangat tepat. Ketika pemerintahan baru sedang menyusun RPJMD yang akan menjadi panduan pembangunan untuk lima tahun ke depan, ketersediaan data yang lengkap dan akurat menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar berbasis pada kondisi riil di lapangan," jelasnya.
Ini salah satu bentuk dukungan nyata DiskominfoSP dalam mendukung kepemimpinan baru. Langkah strategis untuk mengupayakan akselerasi dalam penyusunan dokumen perencanaan jangka menengah RPJMD dan Renstra OPD adalah dengan memastikan penyediaan data statistik sektoral yang lengkap dan berkualitas di SIPD e-Walidata.
Lebih dari 90% Kebutuhan Data Telah Terisi
Kepala Bidang (Kabid) Keamanan Informasi, Persandian, dan Statistik (KIPS) Irsyadinnas, menyampaikan kabar menggembirakan bahwa lebih dari 90% kebutuhan data di SIPD e-Walidata telah berhasil terisi. Pencapaian yang luar biasa ini merupakan bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem Satu Data Indonesia (SDI) di Beltim.
"Angka 90% ini bukan sekadar statistik, tetapi refleksi dari kerja sama yang solid antar penyelenggara SDI di Beltim. Keberhasilan ini tidak akan terwujud tanpa keseriusan dan komitmen tinggi dari seluruh OPD selaku Produsen Data untuk memproduksi data yang berkualitas dan tepat waktu," ungkap pria yg biasa disapa Irsyad ini.
Menurut Irsyad, pencapaian ini juga tidak terlepas dari peran vital yang dimainkan oleh Agen Produsen Data yang tersebar di seluruh OPD. Para agen ini berfungsi sebagai jembatan komunikasi dan koordinasi antara DiskominfoSP dengan unit-unit kerja di tingkat Bidang, Bagian, dan Seksi di setiap OPD.
"Peran agen produsen data sangat vital karena mereka merupakan perpanjangan tangan DiskominfoSP kepada Unit Kerja Bidang/Bagian/Seksi di setiap OPD. Melalui jaringan agen inilah koordinasi dan sinkronisasi data dapat berjalan dengan efektif dan efisien," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Belitim melalui DiskominfoSP berkomitmen untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan sistem pengelolaan data daerah. Rencana ke depan mencakup integrasi dengan sistem informasi lainnya, pengembangan dashboard analitik, dan peningkatan fitur mobile untuk memudahkan akses data bagi para pengambil keputusan.
“Selain itu, akan dilakukan evaluasi berkala terhadap kualitas data dan efektivitas sistem untuk memastikan bahwa SIPD e-Walidata terus dapat memenuhi kebutuhan yang berkembang. Program pelatihan berkelanjutan bagi para Agen Produsen Data juga akan terus dilaksanakan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas data yang dihasilkan,” tutup Irsyad.
Pencapaian ini diharapkan dapat mempercepat proses penyusunan RPJMD dan Renstra OPD dengan dukungan data yang mutakhir dan akurat, sehingga perencanaan pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Belitung Timur.
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) tengah menjajaki peluang kerjasama dengan Google Indonesia. Kerjasama tersebut merupakan kesempatan besar untuk membantu Kabupaten Beltim melakukan lompatan digital.
“Fokus kami ada pada tiga hal utama yang akan langsung terasa manfaatnya dan selaras dengan tugas kami di SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik-red) dan Smart City,” kata Kepala Diskominfo SP Beltim, Bayu Priyambodo usai mendampingi Bupati Beltim Kamarudin Muten dan Wakil Bupati Beltim menerima kunjungan perwakilan Google Indonesia di Ruang Kerja Bupati Beltim, Rabu (11/6/25).
Tiga fokus tersebut, menurut Bayu terdiri dari; Penguatan Tata Kelola Pemerintahan & Kapasitas SDM (SPBE); Akselerasi Smart City dengan Layanan Berbasis Artifisial Intelligence; dan Kebijakan Tepat Sasaran Berbasis Data.
Fokus pertama untuk penguatan Tata Kelola Pemerintahan, Diskominfo Beltim akan kerjasama dalam bidang Infrastruktur Cloud dan Keamanan. Di mana Pemkab Beltim akan memanfaatkan Google Cloud Platform (GCP) untuk hosting aplikasi dan data pemerintah yang aman, efisien, dan terukur.
Selain itu pula, meningkatkan kolaborasi digital di pemerintahan dengan mengoptimalkan Google Workspace for Government untuk efisiensi birokrasi.
“Kita juga akan melakukan peningkatan kapasitas SDM TIK (ASN). Mengusulkan program sertifikasi dan pelatihan dari Google Indonesia bagi staf teknis di Dinas KominfoSP dan OPD lain. Ini adalah fondasi untuk memastikan keberlanjutan dan kemandirian dalam mengelola teknologi yang diadopsi,” kata Bayu.
Untuk fokus ke dua, akselerasi Smart City dengan Layanan Berbasis AI, Bayu yang didampingi Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika, Caesar Friadi menyatakan akan menggunakan Peta Digital Interaktif. Peta ini memanfaatkan Google Maps Platform untuk memetakan aset daerah baik fasilitas kesehatan, sekolah, UMKM, serta titik rawan bencana.
Diskominfo SP Beltim juga akan mengimplementasikan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Layanan Publik. Dalam hal ini, melakukan pengembangan chatbot AI yang dapat meningkatkan responsivitas pemerintah dan efisiensi layanan.
“Kita juga akan memberikan Promosi Ekonomi Digital. Melalui program yang ada di Google untuk mendukung UMKM dan pariwisata, dengan tambahan pelatihan pemanfaatan AI untuk pemasaran digital,” ujar Bayu.
Sedangkan untuk fokus kerjasama ke tiga, yakni dengan Kebijakan Tepat Sasaran Berbasis Data, Google dan Diskominfo SP dapat berkolaborasi untuk membangun dasbor analitik.
“Kami bisa mengolah data publik misalnya data kependudukan, pariwisata, atau aduan masyarakat menjadi informasi visual yang mudah dipahami. Hasil analisis ini dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran oleh pimpinan daerah,” tambah Bayu.
Bayu menekankan kerja sama dengan Google ini bukan cuma soal pasang teknologi baru. Ini adalah langkah nyata untuk mengubah cara kerja pemerintah menjadi lebih modern dan efisien, agar bisa memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh masyarakat Kabupaten Beltim. @2!
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Ririn Marselia Hardi (26) salah satu Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2024 yang bergabung di Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berasal dari Kota Padang Sumatera Barat.
Hal ini diungkapkannya saat melapor ke DiskominfoSP setelah menerima Surat Keputusan Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupten (Pemkab) Beltim) di Auditorium Zahari Mz, Kamis (22/5/25).
“Memilih ikut CPNS di di Beltim karena sebelumnya sudah pernah datang ke sini, ada keluarga di sini dan kebetulan di Beltim ada pembukaan tiga formasi yang sesuai pendidikan, jadi saya memilih formasi Hubungan Masyarakat,” ujar wanita lulusan Universitas Andalas jurusan Ilmu Politik ini.
Ririn Juga menyebutkan bahwa formasi Hubungan Masyarakat yang dibuka di DiskominfoSP sesuai dengan bidang pekerjaan yang pernah dijalani sebelumnya di Yogyakarta dan Tangerang Banten. Ririn bercerita pengalaman ikut CPNS kali ini merupakan kali kedua baginya setelah sebelumnya ikut di 2023 silam.
“Untuk kepesertaan tes CPNS ini kemarin saya laksanakan di Yogya dan kebetulan sedang bekerja “Full Time” jadi waktu belajar hanya saat pulang kerja hingga malam. Untuk belajar SKD hingga tes bidang harus mengulang dari awal teori-teori atau pelajaran saat kuliah,” ujarnya.
Ririn mengaku cukup kewalahan mengatur waktu bekerja sambil belajar, namun hal itu terbayarkan dengan kesiapannya bekerja di Beltim dan telah menyewa kontrakan di Desa Padang Manggar. (Wr)
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menjadi “leading sector” penyelengggaraan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 117 Tahun 2025 di Kabupaten Beltim, Selasa (20/05/25).
Meskipun cuaca tidak mendukung, tapi upacara dapat dilaksanakan secara khidmat di Gedung Auditorium Zahari MZ dan dihadiri oleh Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim sebagai peserta.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati (Wabup) Beltim Khairil Anwar yang membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Walaupun ada beberapa rangkaian upacara yang tidak bisa dilaksanakan namun tidak membendung semangat undangan dan peserta upacara saat menyanyikan lagu-lagu kebangsaan.
Semoga peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 117 ini dapat menjadi bagi momen Kabupaten Beltim untuk bangkit sesuai dengan visinya yakni “Beltim Nyaman dan Berkemajuan”
Manggar, Diskominfo SP Beltim - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) bekerjasama dengan PT Timah menggelar Nonton Bareng Result and Reunion Indonesian Idol Season XIII, Senin (19/05/25) di Lapangan Koramil Manggar.
Kepala Diskominfo SP Bayu Priyambodo mengatakan, kegiatan dilaksanakan secara terpusat ini menarik masyarakat untuk menyaksikan bersama-sama pemenang Indonesian Idol tahun ini.
“Allhamdulillah kegiatan nonton bareng cukup meriah, dan akhirnya dimenangkan oleh peserta asal Beltim Sabrina,” ujar Bayu.
Kemenangan Sabrina di Indonesian Idol tahun ini merupakan momentum yang pas untuk mendongkrak pariwisata di Beltim.
“Semoga kemenangan ini bisa menjadi waktu yang tepat mempromosikan potensi kita ditingkat nasional khususnya potensi pariwisata untuk mendukung perkembangan perekonomian lokal,” tuturnya.
Tidak hanya nonton bareng masyarakat Beltim juga dihibur dengan adanya “Live Band” dan “door prize” yang dibagikan kepada para penonton, hal ini berkat dukungan dari berbagai pihak seperti Bank Sumsel Manggar, PLN, Kecamatan Manggar dan Teras Manggar. (Wr)